Lennart Karl rayakan gol di Liga Champions. (Instagram/@fcbayern)
JawaPos.com – Lennart Karl menjadi salah satu pemain muda yang melejit musim ini. Meskipun masih berusia 17 tahun, namun Karl sudah menjadi bagian penting Bayern Munchen musim ini.
Ia berhasil menggantikan peran Jamal Musiala yang cedera dengan sangat baik, dan menjadi salah satu pemain yang tidak tergantikan di starting eleven tim asuhan Vincent Kompany.
Karl sudah bermain di Bundesliga sebanyak 12 kali, dengan torehan 3 gol. Sementara itu di Liga Champions, ia sudah mencetak 3 gol hanya dari 4 pertandingan.
Lahir di wilayah Bavaria, pemain kelahiran tahun 2008 ini merupakan produk akademi Bayern Munchen. Ia menjalani debutnya untuk The Bavarians pada laga menghadapi Auckland City di Piala Dunia Antarklub 2025.
Usut punya usut, talenta Karl sudah mencuri perhatian Real Madrid. Tim Ibu Kota Spanyol tersebut dikabarkan sempat mengundang Lennart Karl menjalani trial saat usia sang pemain baru 10 tahun. Saat itu, ia belum bergabung dengan Bayern dan memperkuat tim lokal di daerah tempat tinggalnya.
Hal tersebut diungkapkan oleh jurnalis Jerman, Sebastian Leisgang yang dikutip dari AS. Menurut situs olahraga Sapnyol tersebut, Karl sempat menjalani uji coba bersama Real Madrid saat sang pemain berusia 10 tahun, dan sempat merumput di Santiago Bernabeu ketika menjalani trial tersebut.
“Ia sempat menjalani uji coba di Real Madrid saat usianya 10 tahun. Ia melewati berbagai tahapan uji coba regional, sampai akhirnya diundang untuk uji coba di Santiago Bernabeu,” ujar Sebastian Leisgang yang dilansir dari AS.
Leisgang menambahkan, Real Madrid dan pihak Lennart Karl tidak mencapai kesepakatan sehingga sang pemain tidak bergabung dengan akademi Madrid. Menurut Leisgang, kesepakatan kontrak gagal tercapai saat melibatkan sebuah fima konsultasi besar di Jerman, dan pihak keluarga Karl sendiri tidak menyesali hal tersebut.
“Tidak terjadi kesepakatan dengan Madrid. Ayahnya memberi tahu saya kalau ia tidak menyayangkan hal tersebut, karena persoalannya tidak karena Lennart Karl, melainkan gagal negosiasi kontrak dengan firma konsultan besar. Itulah kenapa Karl tidak jadi ke Real Madrid, dan keluarganya sama sekali tidak menyesalinya,” tutup Leisgang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
