
Barcelona mencatat lima comeback dalam 15 laga La Liga dan menjadi tim paling sering membalikkan keadaan. (ig @fcbarcelona)
JawaPos.com - Barcelona musim ini memang penuh drama. Di bawah asuhan Hansi Flick, Blaugrana menjelma menjadi tim dengan mental baja dan pantang menyerah.
Statistik berbicara: mereka adalah rajanya comeback di La Liga, dengan total lima comeback hanya dalam 15 pertandingan. Tidak ada tim Divisi Utama lain yang mendekati. Bahkan para “runner-up comeback” saja baru bisa mencatat dua kali.
Melansir Mundo Deportivo, Kamis (4/12), perjalanan penuh naik-turun ini dimulai sejak pekan-pekan awal. Comeback pertama terjadi di pekan ke-2 melawan Levante.
Sempat tertinggal 0-2 di babak pertama, Barça berhasil bangkit dan membalikkan skor menjadi 2-3. Hasil ini jadi alarm sekaligus bukti awal bahwa tim punya karakter kuat.
Enam pekan kemudian, giliran Oviedo yang kena comeback. Meski sempat unggul, Oviedo harus menerima kenyataan setelah Barça menutup laga dengan kemenangan 1-3 di pekan ke-6.
Dan comeback beruntun terjadi lagi di pekan ke-7 ketika Real Sociedad lebih dulu mencetak gol. Meski kesulitan, tim akhirnya menang 2-1.
Tentu tidak semua berakhir manis. Barcelona melalui periode ketika comeback mereka justru terhenti.
Saat menghadapi Sevilla di Pizjuán, Barça sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1, tetapi akhirnya tumbang 4-1. Lalu dalam El Clásico di Bernabéu, mereka sempat menyamakan kedudukan setelah tertinggal satu gol, namun tetap kalah 2-1.
Kedua laga ini menunjukkan bahwa comeback bukan jaminan, tetapi semangat yang ditunjukkan tetap menjadi sorotan positif.
Rajanya Remontada
Dalam dua laga terakhir mereka, pola itu muncul lagi. Barcelona harus kebobolan cepat dan memulai dari belakang tapi justru itu memicu respons terbaik.
Saat melawan Alavés, mereka kebobolan hanya dalam 43 detik, namun sukses membalikkan keadaan. Kemudian melawan Atlético Madrid, gol lawan di menit ke-19 justru jadi pemicu kemenangan mereka selanjutnya.
Tim-tim lain rata-rata hanya mengalami dua kali situasi kebobolan dua gol sebelum berbalik unggul. Barcelona? Sudah lima kali melakukannya dan masih berjalan.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
