
Dani Olmo diperiksa oleh tim medis FC Barcelona. (Dok. X/@FabrizioRomano)
JawaPos.com - Kabar buruk menimpa FC Barcelona. Gelandang serang andalan, Dani Olmo, dipastikan harus menepi dalam waktu yang lama menyusul cedera dislokasi bahu yang dialaminya saat Barcelona menghadapi Atletico Madrid di liga.
Olmo yang tampil cemerlang dan mencetak gol penentu kemenangan dalam laga tersebut, terjatuh dengan posisi yang salah setelah melepaskan tembakan silang ke gawang Jan Oblak. Ia harus ditarik keluar dan digantikan oleh Ferran Torres.
Menurut sumber internal klub, cedera tersebut merupakan dislokasi bahu dan telah ditangani oleh Dokter Ricard Pruna di ruang ganti.
"Dia memiliki masalah pada bahunya, kami akan melihat hasilnya besok," ujar pelatih kepala Hansi Flick usai pertandingan, dikutip melalui laman Mundo Deportivo, Rabu (3/12).
Namun, perkiraan awal menyebutkan bahwa pemain asal Spanyol itu kemungkinan besar tidak akan kembali merumput hingga awal tahun 2026. Ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan lebih lanjut pada 4 Desember 2025 untuk memastikan tingkat keparahan cederanya.
Kronologi Cedera dan Sejarah Masa Lalu
Insiden cedera terjadi setelah Olmo menuntaskan umpan dari Robert Lewandowski, yang berujung gol kemenangan bagi Blaugrana. Sayangnya, tembakan yang dilakukan dalam posisi tidak seimbang membuatnya terhempas ke tanah dan mengalami benturan keras di bahu.
Cedera dislokasi bahu ini bukan yang pertama bagi Olmo. Saat masih berseragam RB Leipzig, ia pernah mengalami cedera serupa pada sendi bahu kirinya hingga harus menjalani operasi.
Akibat cedera ini, Hansi Flick terpaksa menggunakan dua jendela pergantian pemain sekaligus, menggantikan Olmo dengan Ferran Torres, dan menarik Lewandowski untuk memasukkan Marcus Rashford.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
