Bintang Real Madrid Rodrygo. (Instagram/@rodrygogoes)
JawaPos.com - Real Madrid kembali harus menelan hasil kurang memuaskan setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Girona di Estadi Montilivi. Hasil ini membuat laju tanpa kemenangan Los Blancos di La Liga bertambah menjadi tiga pertandingan.
Setelah tertinggal oleh gol Azzedine Ounahi, Real Madrid mampu menyamakan skor lewat penalti Kylian Mbappe. Namun, upaya mereka untuk berbalik unggul tak membuahkan hasil hingga laga usai.
Di tengah tensi pertandingan, satu momen yang kemudian menjadi sorotan besar adalah potensi penalti terhadap Rodrygo Goes pada menit ke-80—sebuah insiden yang membuat para pemain, staf, hingga fans Real Madrid mengangkat alis.
Situasi terjadi ketika Rodrygo terjatuh di dalam kotak penalti setelah mendapatkan tekanan dari Joel Roca.
Wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea memilih untuk melanjutkan pertandingan tanpa memberikan penalti, dan yang membuat Real Madrid makin kesal adalah tidak adanya intervensi dari VAR yang dikendalikan Juan Luis Pulido Santana.
Tak butuh waktu lama, keluhan pun datang dari berbagai pihak dalam kubu Madrid. RMTV langsung mengkritik keputusan tersebut, sementara pelatih Xabi Alonso juga mempertanyakan mengapa VAR tidak ditinjau ulang.
“Saya tidak melihatnya, tetapi saya diberitahu bahwa itu adalah pelanggaran yang bisa ditinjau oleh VAR karena kontak tersebut,” kata Alonso.
“Ini mengejutkan, kita harus melihatnya. Ini adalah permainan-permainan penentu yang bisa mengubah jalannya pertandingan,” tambahnya.
Menurut laporan dari Mundo Deportivo, alasan utamanya cukup sederhana namun tetap menimbulkan debat: insiden tersebut dinilai merupakan keputusan on-field yang tidak memenuhi kriteria sebagai clear and obvious error.
Wasit Bengoetxea menilai kontak antara Roca dan Rodrygo tidak cukup kuat atau signifikan untuk menghasilkan penalti. Karena keputusan awal sudah jelas dan tidak dianggap sebagai kesalahan besar, maka VAR pun tidak berkewajiban memanggil wasit untuk meninjau ulang.
Keputusan ini juga sejalan dengan kebijakan CTA yang diperbarui di awal musim, yang menekankan bahwa keputusan wasit di lapangan harus diprioritaskan.
Artinya, VAR hanya turun tangan ketika terjadi kesalahan yang benar-benar jelas dan tidak bisa dipertahankan.
Dalam kasus ini, mereka menilai keputusan wasit sudah "masuk akal", meski tentu saja kubu Real Madrid punya pendapat berbeda.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
