
Pemain Arsenal Mikel Merino. (Instagram.com/arsenal)
JawaPos.com-Mikel Merino yakin Moises Caicedo pantas menerima kartu merah di babak pertama atas tekel yang digambarkan sebagai mengerikan. Arsenal bermain imbang 1-1 dengan Chelsea pada Senin (1/12) dini hari.
Caicedo menerima kartu kuning pertamanya di Liga Inggris pada menit ke-38 di Stamford Bridge akibat tekel kerasnya terhadap Merino. Awalnya wasit menganggap sebagai pelanggaran kartu kuning. Akan tetapi, setelah peninjauan VAR, wasit Anthony Taylor mengubah keputusannya menjadi kartu merah.
Tapi meski kekurangan satu pemain, tim Enzo Maresca unggul lebih dulu setelah jeda. Trevoh Chalobah dengan gemilang menyundul umpan Reece James yang melewati David Raya.
Arsenal membalas tepat sebelum satu jam ketika Merino melompat tinggi untuk menyambut umpan silang Bukayo Saka. Namun, kedua tim gagal mencetak gol kemenangan.
Caicedo adalah pemain Chelsea ketujuh yang menerima kartu merah saat melawan Arsenal di Liga Inggris. Merino yakin keputusan yang tepat dibuat para wasit.
"Saya merasa pergelangan kaki saya terkilir sepenuhnya, tapi untungnya, pergelangan kaki dan tubuh saya sangat lincah. Saya tahu itu tekel yang mengerikan, dan itu akan menjadi kartu merah," kata Merino kepada Sky Sports.
Merino seharusnya bisa membawa The Gunners menang di menit-menit akhir, tetapi usahanya digagalkan Robert Sanchez. Arsenal tidak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain mereka.
Mereka mencatatkan total gol yang diharapkan (xG) sebesar 1,26 dari delapan tembakan, enam di antaranya terjadi setelah jeda, dibandingkan dengan Chelsea yang mencatatkan 0,79 dari 11 percobaan keseluruhannya.
Itu juga pertama kalinya sejak Agustus 2010, dalam hasil imbang 1-1 melawan Liverpool, Arsenal gagal memenangkan pertandingan papan atas di mana lawan mereka menerima kartu merah di babak pertama.
"Di satu sisi, kecewa karena kami tidak menang. Saat mengenakan seragam ini, Anda ingin memenangkan setiap pertandingan. Stadion ini sangat sulit untuk didatangi dan meraih poin," tambah Merino, yang merupakan pencetak gol terbanyak Arsenal di Liga Inggris pada 2025 dengan delapan gol, lima di antaranya dicetak lewat sundulan.
"Kami seharusnya bisa melakukan hal-hal dengan lebih baik, tetapi tim menunjukkan mentalitas yang baik. Mungkin dengan mengelola permainan dengan lebih baik dan memahami apa yang mereka coba lakukan," imbuh dia.
"Dengan 10 pemain, kami seharusnya bisa lebih sabar menguasai bola. Kami berusaha menemukan sayap dan memberikan umpan silang kepada pemain di kotak penalti. Jelas, mereka tim yang bagus," ungkap dia.
Meskipun kehilangan poin untuk keempat kalinya di liga musim ini, Arsenal masih menjadi favorit untuk mengangkat gelar Liga Inggris, menurut superkomputer Opta.
Tim Mikel Arteta memenangkan gelar dalam 79,1 persen simulasi musim, sementara kemenangan tengah pekan mereka atas Bayern Munchen juga membuat mereka difavoritkan untuk meraih gelar Liga Champions pertama (24 persen).
"Sejak awal, Anda sudah bisa merasakan betapa besar taruhannya. Setiap duel dan aksi berlangsung penuh semangat, rangkaian permainannya sangat singkat," tambah Arteta.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
