Pelatih Manchester United Ruben Amorim. (Dok. Manchester United)
JawaPos.com - Kenyataan pahit harus dijalani Manchester United (MU) musim ini, di mana mereka harus absen dari kompetisi Eropa. Padahal musim lalu, tim asal kota Manchester itu menembus final Europa League.
Sayangnya, di final menghadapi Tottenham Hotspur, MU kalah menyakitkan 0-1. Padahal jika menang, MU bisa berlaga di Liga Champions, meskipun di klasemen akhir musim lalu, mereka tidak masuk zona kompetisi Eropa.
Lantas, apakah absen di kompetisi Eropa membuat tekanan di MU agak melandai? Ternyata tidak, terutama bagi sang pelatih, Ruben Amorim yang menilai tidak ada bedanya.
"Saya mengatakan hal yang sama tahun lalu ketika bermain di Eropa dan juga tahun ini. Ada kelebihan dan kekurangan ketika tidak bermain di Eropa. Jadi, tidak ada alasan. Meski absen (di kompetisi Eropa), kami selalu harus memenangkan pertandingan," tegas Amorim seperti dikutip dari Antara.
Hanya saja, yang sedikit membedakan dengan tahun lalu, menurut Amorim, musim lalu tim asuhannya banyak mendapat kritik tajam karena sering mengalami kekalahan, baik di liga domestik maupun Eropa.
"Musim lalu kami banyak mendapat kritikan karena kami gagal menang. Jadi di klub kami tidak ada pengampunan untuk itu," tuturnya lagi.
Sepanjang musim 2024/2025, MU-nya Amorim memang buruk karena tidak konsisten. Dari 42 pertandingan, mereka hanya mampu menang dan kalah sama-sama sebanyak 17 kali, serta delapan hasil imbang, di seluruh kompetisi.
Namun untuk musim ini, tim berjuluk The Red Devils ini mulai menunjukkan sedikit perkembangan, dimana mereka berada di posisi 10 klasemen dengan koleksi 18 poin dari 12 laga.
Malam nanti (30/11), MU akan melawan tuan rumah Crystal Palace pada lanjutan Liga Inggris di Stadion Selhurst Park, London.
Uniknya, posisi Palace justru kini berada di atas MU, yaitu menempati peringkat enam dengan mengumpulkan 20 poin dari 12 laga.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
