Logo Premier League. (Istimewa)
JawaPos.com - Martin Dubravka menginginkan rekan-rekannya di Burnley untuk menunjukkan keberanian yang lebih besar menjelang pertandingan Liga Inggris melawan Brentford yang dijadwalkan pada hari Sabtu, 30 November, pukul 22.00 WIB. The Clarets baru saja mengalami kekalahan 2-0 dari Chelsea di Turf Moor pada laga terakhir mereka, di mana gol dari Pedro Neto dan Enzo Fernandez membuat mereka menelan kekalahan ketiga secara beruntun.
Tim yang dilatih oleh Scott Parker kini terjebak di posisi ke-19 klasemen, hanya satu poin di belakang Leeds United dan West Ham. Meskipun penampilan Burnley belum sepenuhnya memuaskan, Dubravka percaya bahwa perubahan nasib bisa terjadi jika timnya mampu menunjukkan lebih banyak keberanian menjelang bulan Desember yang krusial.
“Ini tentang margin kecil, detail kecil,” ungkap sang penjaga gawang. “Kami bisa terus bermain baik di pertandingan-pertandingan sebelumnya, tetapi sayangnya kami tidak mendapatkan apa pun dari pertandingan menghadapi Chelsea.”
Dubravka juga menambahkan, “Kami telah bermain melawan tim papan atas seperti Chelsea dan meskipun kami kalah, saya harus katakan kami bermain dengan baik.” Ia mencatat bahwa ada beberapa momen di mana timnya mungkin kurang klinis, tetapi menekankan pentingnya keberanian untuk memanfaatkan setiap peluang yang ada. “Kami sedang berusaha dan semoga poin akan datang.”
“Desember mungkin adalah waktu terpenting sepanjang musim. Ini akan krusial bagi kami. Tapi bagi saya, pertandingan terpenting adalah pertandingan berikutnya,” tambahnya. Dubravka juga menegaskan bahwa Burnley adalah tim yang sangat kompak, menyatakan, “Jika Anda tidak mencetak gol, itulah kekecewaan, tetapi kami menang bersama, kami kalah bersama, jadi kami tetap bersatu.”
“Namun jelas, kami membutuhkan poin karena kami berada di posisi di mana setiap poin sangat berarti,” lanjutnya. Di sisi lain, Brentford baru-baru ini menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan satu poin saat menghadapi Brighton, ketika Igor Thiago gagal mengeksekusi penalti di masa tambahan waktu yang berhasil diselamatkan oleh Bart Verbruggen.
Thiago sempat membawa Bees unggul pada babak pertama, tetapi gol-gol di menit akhir dari Danny Welbeck dan Jack Hinshelwood menghentikan momentum mereka. Tim asuhan Keith Andrews kini berada di posisi ke-13 dalam tabel liga, hanya tertinggal dua poin dari kelompok yang sangat ketat, termasuk Liverpool, Manchester United, Everton, dan Tottenham.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022