
Chelsea menekuk FC Barcelona dengan skor telak 3-0, sebuah kemenangan yang terasa meyakinkan dari menit pertama hingga akhir. (ig @chelseafc)
JawaPos.com - Chelsea kembali membuktikan diri sebagai salah satu tim paling taktis di Eropa. Bermain di Stamford Bridge pada laga Liga Champions, The Blues menekuk FC Barcelona dengan skor telak 3-0, sebuah kemenangan yang terasa meyakinkan dari menit pertama hingga akhir.
Blaugrana tampak tidak pernah benar-benar menguasai permainan, dan kartu merah Ronald Araujo di babak pertama hanya menambah rumit malam mereka.
Melansir AS, setelah pertandingan, manajer Chelsea Enzo Maresca tampil dengan kepuasan yang sulit disembunyikan. Ia membuka dapur taktiknya, menjelaskan bagaimana Chelsea merencanakan duel yang pada akhirnya terlihat begitu berpihak kepada mereka.
“Saya pikir perasaan dalam permainan 11 lawan 11 adalah kami bermain bagus, mengendalikan pertandingan dan tidak kebobolan apa pun,” buka Maresca.
Ia kemudian menambahkan, "Kalian lebih tahu daripada saya. Barcelona nyaman menguasai bola, dan tanpanya mereka lebih kesulitan. Kami ingin membuat Barcelona berlari karena kami tahu di situlah mereka kesulitan."
Dengan kata lain, Chelsea sengaja menempatkan Barcelona dalam zona yang tidak mereka sukai, yakni bermain tanpa bola dan dikejar-kejar pressing agresif.
Maresca melanjutkan, "Kalau kita beri mereka bola, mereka nyaman, jadi kita harus merebutnya secepat mungkin. Kita cetak tiga gol, tiga gol lainnya dianulir, kita punya peluang... tim bermain sangat baik."
Bagi Maresca, kemenangan ini memang besar, tapi tidak membuat Chelsea terlena.
“Ini adalah kemenangan yang hebat karena melawan Barcelona, tetapi itu tidak mengubah siapa kami atau apa yang ingin kami capai. Ini pertandingan penting, tapi ini hanya satu pertandingan, karena kami punya pertandingan lain hari Minggu ini," ujarnya.
Estevao Bersinar
Salah satu bintang lapangan adalah Estevao Willian. Penyerang muda Brasil itu tampil matang, tidak hanya lewat kontribusi gol, tapi juga lewat kehadiran ofensifnya sepanjang laga.
Tentang sang wonderkid, Maresca memberi komentar menenangkan.
"Dia bermain hebat, bukan hanya karena golnya, tapi karena segalanya. Dia perlu bersantai, menikmati dirinya sendiri, dan bermain sepak bola. Dia dan Lamine masih sangat muda; tekanannya besar untuk membicarakan Cristiano atau Messi. Mereka perlu menikmati diri mereka sendiri," ungkap Maresca.
Nada Maresca jelas, yakni tak perlu membebani pemain muda dengan ekspektasi yang berlebihan.
Enzo Fernandez Ikut Kritik Taktik Barca

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
