
Hattrick Vitinha Bantu Paris Saint-Germain Taklukkan Tottenham di Liga Champions. (Dok. Instagram/PSG)
JawaPos.com - Paris Saint-Germain (PSG) memetik kemenangan penting di ajang Liga Champions setelah menaklukkan Tottenham Hotspur dengan skor 5-3 di Parc des Princes, Kamis (27/11) dini hari.
Gelandang PSG, Vitinha, menjadi aktor utama lewat hattrick yang menutup perlawanan Spurs pada laga yang berlangsung intens dan penuh perubahan momentum.
Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang sama-sama datang dengan tekanan. PSG ingin menjaga stabilitas performa di kompetisi Eropa, sementara Tottenham membutuhkan respons cepat setelah kekalahan 1-4 dari Arsenal di laga domestik. Namun, meski sempat memimpin dua kali, skuad Thomas Frank tetap tak mampu membawa pulang poin.
Tuan Rumah Mencari Kendali, Spurs Balas dengan Efisiensi
Spurs datang dengan komposisi muda. Frank melakukan rotasi besar dengan memasukkan Archie Gray, Lucas Bergvall, dan Pape Matar Sarr sejak menit awal. Justru Bergvall yang lebih dulu mencuri perhatian lewat aliran bolanya yang memudahkan Gray menembus kotak penalti, tetapi penyelesaian sang gelandang digagalkan Marquinhos, yang merayakan penampilan ke-500 bersama PSG.
PSG sejatinya memulai laga dengan tempo tinggi. Fabian Ruiz dan Khvicha Kvaratskhelia bergantian mengancam gawang Guglielmo Vicario, meski keduanya gagal memanfaatkan ruang di sekitar kotak penalti. Tottenham yang mengandalkan transisi cepat baru menciptakan peluang berarti setelah menit ke-30, tetapi efektivitas inilah yang akhirnya membuat mereka memimpin.
Melalui skema serangan balik rapi, Bergvall kembali menjadi pemicu. Umpan sentuhannya mengecoh pertahanan PSG, memberi ruang bagi Gray untuk mengangkat bola ke tiang jauh. Randal Kolo Muani, yang bermain melawan klub induknya, menahan bola sejenak sebelum mengumpan kepada Richarlison untuk sundulan jarak dekat pada menit ke-35.
PSG Menggila, Vitinha Mulai Mengambil Alih
Saat Spurs tampak akan menutup babak pertama dengan keunggulan, PSG merespons lewat aksi individual Vitinha. Gelandang asal Portugal itu menerima operan Quentin Ndjantou setelah sepak pojok pendek, sebelum melepaskan tendangan jarak jauh dari 25 meter yang melesat menembus mistar gawang. Skor 1-1 menutup paruh pertama yang berjalan terbuka.
Selepas jeda, Tottenham kembali mencuri momentum. Bola mati menjadi awal terjadinya gol kedua setelah umpan Pedro Porro ke tiang jauh disundul Richarlison ke area padat. Gray sempat melihat peluangnya diblok Pacho, namun Kolo Muani cepat menyambar bola muntah untuk membawa Spurs unggul 2-1 pada menit ke-50.
Ini merupakan gol pertamanya bagi Tottenham. Namun, momen tersebut sekaligus menjadi pemicu kebangkitan PSG. Dalam kurun 13 menit, tuan rumah mencetak tiga gol untuk membalikkan keadaan. Vitinha kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-53 lewat tusukan yang diberi ruang terlalu bebas oleh lini belakang Spurs. Enam menit berselang, giliran Ruiz mencetak gol setelah Sarr kehilangan bola di area berbahaya.
Parc des Princes semakin bergemuruh ketika Pacho memanfaatkan kegagalan Tottenham mengantisipasi tendangan sudut, menjadikan skor 4-2 pada menit ke-65.
Spurs Berusaha Mengejar, Vitinha Mengunci Kemenangan
Tottenham tidak menyerah begitu saja. Kolo Muani memanfaatkan ruang di sisi kiri dan melepaskan tembakan keras ke sudut bawah pada menit ke-72, mengubah skor menjadi 4-3. Namun, harapan itu hanya bertahan singkat.
Sebuah tembakan Vitinha mengenai tangan Cristian Romero di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih, dan gelandang berusia 24 tahun tersebut dengan tenang mengecoh Vicario untuk melengkapi hattrick sekaligus mengunci kemenangan PSG 5-3.
Menjelang akhir laga, PSG harus bermain dengan 10 pemain setelah Lucas Hernández menerima kartu merah. Meski demikian, Tottenham tidak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain hingga laga berakhir.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
