Penyerang Liverpool Cody Gakpo. (Dok. Cody Gakpo)
JawaPos.com - PSV Eindhoven akan menjadi lawan Liverpool berikutnya di laga kelima Liga Champions. Laga tersebut dimainkan di Anfield, Kamis (27/11).
Melawan PSV menjadi laga reuni bagi Cody Gakpo, tim itu merupakan tim masa kecilnya. Sejak tahun 2007, dia sudah bergabung di tim akademinya hingga menembus tim utama musim 2018/2019.
Menghadapi PSV tidak akan terasa aneh untuk Cody Gakpo. Penyerang 26 tahun tersebut mengaku akan berusaha untuk mengalahkan eks timnya tersebut dan bermain maksimal bersama Liverpool.
"Sudah kedua kalinya! Rasanya selalu istimewa bermain melawan PSV. Saya jelas tumbuh besar di sana, sudah lama di sana, dan punya banyak kenangan, jadi ini istimewa. Saya tidak akan bilang aneh; ini istimewa, sejujurnya," tuturnya.
"Kalau Anda lihat 20 tahun lalu, 10 tahun lalu, ketika saya bermain untuk klub, ketika peluit dibunyikan, [rasa aneh] itu hilang begitu saja dan Anda ingin memenangkan pertandingan. Dan itu akan sama saja besok malam," ucap Cody Gakpo saat konferensi pers yang dikutip dari laman resmi Liverpool, Rabu (26/11).
Cody Gakpo juga ditanya tentang suasana ruang ganti Liverpool setelah kalah dari Nottingham Forest di Anfield. Perasaan malu tentu dirasakan oleh para pemain The Reds, namun mereka sudah saling bicara untuk memperbaiki performa di laga berikutnya.
"Saya pikir setelah pertandingan [melawan Nottingham Forest pada hari Sabtu], rasanya agak memalukan karena kami kalah 3-0 di kandang sendiri di depan pendukung kami sendiri, yang tentu saja tidak baik karena kami tahu mereka ada di sini untuk membantu kami dalam setiap situasi sulit. Namun, kami juga harus membalas mereka, jadi itu tentu saja bukan perasaan yang baik," ungkapnya lagi.
"Saya pikir beberapa hari setelah itu, saya tidak ingin mengatakan 'marah', tetapi kami mencoba untuk berbicara bersama dan benar-benar jujur satu sama lain tentang apa yang harus kami lakukan lebih baik agar bisa tampil lebih baik di lapangan. Namun, kami tahu bahwa kami juga harus tetap bersatu dan itulah yang akan kami coba lakukan di setiap pertandingan lagi. Yaitu, menampilkan performa yang baik dan meraih kemenangan," ujar Gakpo.
Dari empat pertandingan di Liga Champions, pemain nomor punggung 18 tersebut selalu dimainkan Arne Slot. Sebagai pemain depan, Gakpo masih mencetak satu gol saat menghadapi Eintracht Frankfurt. Menarik dinantikan apakah dia bisa menambah golnya di laga besok!

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
