Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 November 2025 | 01.54 WIB

Penelitian Ungkap Lamine Yamal Jadi Pemain Paling Banyak Terkena Serangan Rasial di Media Sosial

Lamine Yamal (Instagram @lamineyamal)

JawaPos.com – Penelitian terbaru mengungkap bahwa Lamine Yamal merupakan pemain yang paling banyak menerima ujaran kebencian rasial di media sosial.

Dilansir dari laman Gazeta Express pada Jum'at (21/11), Temuan tersebut menunjukkan bahwa serangan daring terhadap pemain muda Barcelona itu jauh melampaui semua pemain La Liga lainnya.

Kondisi ini menjadikannya sebagai pusat perhatian dalam isu rasisme yang meningkat di sepak bola Spanyol.

Studi yang dilakukan oleh Observatorium Rasisme dan Xenofobia Spanyol atau Oberaxe menggunakan sistem kecerdasan buatan FARO untuk mendeteksi serangan bernada rasis.

Total 33.438 unggahan bermuatan rasial tercatat sepanjang musim lalu dari berbagai platform digital. Hasilnya menunjukkan bahwa 60 persen dari seluruh serangan daring tersebut ditujukan kepada Lamine Yamal.

Laporan yang dipublikasikan oleh El País mengungkap bahwa Vinicius Junior berada di posisi kedua sebagai korban serangan rasial.

Diketahui bahwa antara Yamal dan Vinicius, mereka menyumbang hampir 90 persen dari seluruh pelecehan rasial yang terdeteksi. Beberapa pemain lain yang juga menjadi target adalah Kylian Mbappé, Alejandro Balde, Brahim Diaz, dan Inaki Williams.

Penelitian itu juga mencatat bahwa pemain Barcelona dan Real Madrid merupakan kelompok yang paling sering menjadi sasaran serangan rasis.

Barcelona mencatat 32 persen kasus, sementara Real Madrid mencapai 34 persen. Klub lain yang turut mengalami kasus serupa meliputi Real Valladolid, Valencia, Athletic Club, Real Sociedad, dan Atletico Madrid.

Dari seluruh platform yang dianalisis, Facebook dinilai paling aktif dalam menghapus konten bernada rasis.

Platform tersebut menghapus 62 persen unggahan yang dilaporkan sebagai ujaran kebencian. Sebaliknya, Twitter atau X hanya menghapus sekitar 10 persen konten yang mengandung serangan rasial.

La Liga telah meningkatkan upaya pemberantasan rasisme di stadion, namun berbagai pihak menilai hukuman yang diberikan kepada pelaku masih belum cukup tegas.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore