Real Madrid Jadi Klub Paling Dibenci di Spanyol, Benarkah?
JawaPos.com - Dalam beberapa tahun terakhir, Spanyol telah menjadi sarang kebencian bermotif rasial, baik di stadion maupun di media sosial.
Sosok seperti Lamine Yamal dan Vinicius Jr. menerima ujaran kebencian paling banyak. Sedangkan di level klub, Real Madrid menjadi klub yang paling banyak mendapat ujaran kebencian di media sosial Spanyol.
Hal ini diungkapkan oleh Observatorium Spanyol untuk Rasisme dan Xenofobia (Oberaxe), sebuah organisasi yang menganalisis skala pesan-pesan kasar yang beredar secara daring. Sepak bola kembali menjadi salah satu target utama perilaku tersebut.
Klub paling dibenci di Spanyol?
Melansir MARCA, meskipun sebagian besar fokus laporan ini adalah mengenai pelecehan terhadap pemain, Oberaxe juga mengukur permusuhan yang diarahkan kepada klub.
Dalam kategori tersebut, Real Madrid berada di posisi teratas, menerima 34% dari seluruh pesan kebencian yang ditujukan kepada tim-tim di Spanyol.
Angka ini cukup besar dan menyoroti skala kenegatifan di sekitar klub tersebut di berbagai platform daring.
Baca Juga: Presiden La Liga Kembali Sindir Real Madrid Setelah Sukses Gelar NFL di Stadion Santiago Bernabéu
Barcelona berada di posisi kedua dengan 32%, menunjukkan bagaimana kedua raksasa sepak bola Spanyol itu mendominasi debat digital sekaligus permusuhan.
Yang lebih mengejutkan, Real Valladolid menempati posisi ketiga dengan 17% kebencian yang dipantau. Mereka unggul atas klub-klub dengan basis suporter jauh lebih besar, seperti Valencia (8%), Athletic Club (6%), Real Sociedad (5%), dan Atletico Madrid (4%).
Direktur Oberaxe, Tomas Fernandez, mengatakan kepada Cadena SER bahwa apa yang terjadi di media sosial mencerminkan tren masyarakat secara umum.
Menurutnya, banyak pengguna tidak menyadari betapa serius ujaran kebencian yang mereka gunakan, namun nada agresif tersebut dapat dengan mudah meluap ke kehidupan nyata.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022