
Vinicius Junior (dua dari kanan) mendapat sorotan tajam dari media-media Spanyol. (Dok. Instagram/@realmadrid)
JawaPos.com – Real Madrid mempertahankan catatan sempurna di fase liga Liga Champions 2026/2027 setelah meraih kemenangan 3-2 atas AEK Athens pada Rabu malam. Namun, hasil positif tersebut tidak sepenuhnya menjadi malam yang menyenangkan bagi Vinicius Junior.
Pemain asal Brasil itu mendapat kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya sekaligus memperkuat posisi di tim utama menjelang kembalinya dari skorsing domestik. Sayangnya, ia gagal memanfaatkan peluang tersebut dan kembali menampilkan performa yang jauh dari harapan.
Situasi Vinicius semakin mendapat sorotan karena Yan Diomande justru terus menunjukkan perkembangan positif. Penampilan pemain muda tersebut membuat persaingan untuk mendapatkan tempat di starting XI Real Madrid semakin menarik.
Melansir Sports Mole, sejumlah media dan jurnalis Spanyol melontarkan kritik tajam terhadap Vinicius. Bahkan, salah satu publikasi hanya memberinya nilai 2/10. Beberapa pengamat juga mulai mempertanyakan apakah pemain Brasil itu masih layak menjadi pilihan utama di lini serang Los Blancos.
ElDesmarque menjadi salah satu media yang paling keras dalam menilai penampilan Vinicius. Mereka hanya memberikan nilai 2/10 sekaligus menyoroti minimnya pengaruh sang pemain dalam serangan maupun kontribusinya ketika tim bertahan.
Media tersebut mengkritik Vinicius karena dinilai kurang berusaha membantu lini belakang. Ia dianggap meninggalkan ruang yang bisa dimanfaatkan lawan dan gagal menyelesaikan satu pun percobaan dribel sepanjang pertandingan.
Penilaian serupa juga datang dari AS. Media tersebut menggambarkan penampilan Vinicius pada babak pertama sebagai tidak efektif. Sementara itu, upayanya setelah turun minum dinilai masih belum mampu menghasilkan dampak berarti.
AS menggunakan ungkapan "un quiero y no puedo" untuk menggambarkan penampilan sang pemain. Ungkapan tersebut dapat diartikan sebagai keinginan untuk melakukan sesuatu, tetapi tidak mampu mewujudkannya.
Mantan pemain Real Madrid, Jorge Valdano, turut menyampaikan kritik. Ia menilai standar permainan Vinicius seharusnya jauh lebih tinggi.
"La palabra acceptable no es para un jugador como Vinicius" — kata "acceptable" atau cukup baik bukanlah standar yang pantas untuk pemain seperti Vinicius.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022