
Vincent Kompany usai pertandingan melawan Augsburg (IG: @fcbayern)
JawaPos.com – Kesempurnaan Bayern Munchen musim ini berakhir dalam laga ke-17. Bayern harus puas ditahan seri 2-2 oleh Union Berlin dalam spieltag kesepuluh Bundesliga di Stadion An der Alten Forsterei, Berlin, pada Sabtu (8/11) malam. Klub asal Bavaria itu sebelumnya selalu menang dalam 16 laga di berbagai ajang.
Hasil seri tersebut membuat der trainer Bayern Vincent Kompany gagal menyamai rekor Pep Guardiola di Bundesliga pada musim 2015–2016. Sedekade silam, Pep yang juga menangani Bayern menyapu bersih sepuluh kemenangan dalam sepuluh spieltag awal.
Union Berlin selalu memimpin melalui gol yang dicetak oleh bek tengah Danilho Doekhi pada menit ke-27 dan 83. Bayern membalas dua kali lewat aksi individual wide attacker Luis Diaz pada menit ke-38 serta bomber Harry Kane di menit ke-90+3.
Baca Juga: 5-0! Timnas Amputasi Indonesia Gasak Syria di Piala Asia, Ilham Zamzami Cs Puncaki Klasemen Grup A
Blunder Neuer
Kegagalan Die Roten – sebutan Bayern –menjaga kesempurnaan tak bisa lepas dari blunder kiper sekaligus kapten Manuel Neuer atas gol pertama Union Berlin. Tembakan Doekhi sebenarnya sama sekali tak berbahaya dan tepat mengarah ke Neuer.
Akan tetapi, penjaga gawang 39 tahun tersebut ”membiarkan” bola lolos dari tangkapannya.
Neuer sadar betul akan kesalahannya tersebut. ”Tentu saja aku ikut bertanggung jawab atas gol pertama lawan. Penglihatan memang tidak sempurna, tetapi aku harus bertanggung jawab. Aku membuat keputusan yang salah saat itu,” tuturnya seperti dilansir dari Sky Deutschland.
Pupuskan Ide Balik ke Timnas
Blunder Neuer tak pelak seperti memupus ide Neuer diminta balik membela timnas Jerman pada Piala Dunia 2026. Usulan Neuer come back membela Die Mannschaft – julukan timnas Jerman – muncul setelah Marc-Andre ter Stegen mengalami cedera panjang dan kehilangan posisi kiper nomor satu di FC Barcelona.
Sementara kiper utama Die Mannschaft saat ini, Oliver Baumann (TSG 1899 Hoffenheim), dianggap belum memiliki kualitas setara dengan Neuer maupun Ter Stegen.
Die Roten Tidak Main Buruk
Di sisi lain, meski rekor sempurna terhenti, Kompany menolak anggapan bahwa Bayern bermain buruk lawan Union Berlin. Kompany menilai Die Roten hanya tidak beruntung dalam mengantisipasi set pieces lawan.
”Kami selalu telat satu, dua, atau tiga langkah. Kami sering kalah duel bola kedua. Kami juga tahu set pieces adalah kekuatan utama lawan, tetapi terlambat mengantisipasinya,” beber Kompany dikutip dari Bild.
REKOR TERBAIK SEPULUH SPIELTAG AWAL

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
