
Everton amankan 3 poin dan putus tren negatif di Premier League. (@Everton/X).
JawaPos.com - Everton akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah menumbangkan Fulham dengan skor 2-0 dalam laga Premier League. Kemenangan yang memutus tren negatif tiga laga tanpa kemenangan itu menandai keberhasilan David Moyes memperpanjang rekor impresifnya atas Fulham.
Bertanding di Goodison Park pada Sabtu (8/11), Everton tampil dominan sejak awal laga. Gol pertama dicetak oleh Idrissa Gana Gueye pada masa injury time babak pertama lewat situasi yang cukup berantakan di depan gawang Fulham.
Gol itu menjadi momentum penting bagi tim tuan rumah yang sedang berusaha bangkit setelah serangkaian hasil kurang memuaskan.
Pada babak kedua, dominasi Everton semakin terlihat. Bek senior Michael Keane memastikan kemenangan The Toffees dengan sundulan keras pada menit-menit akhir. Dengan hasil ini, Everton sukses mengamankan tiga poin penting dan mendekati papan tengah klasemen.
Dilansir dari Daily Mail (8/11), kemenangan ini juga menjadi catatan spesial bagi pelatih David Moyes. Laga itu merupakan kemenangan ke-20 sang pelatih atas Fulham di ajang Premier League, rekor tertinggi yang pernah Moyes catat melawan satu klub.
Selain itu, salah satu hal yang jadi sorotan dalam laga ini ialah penampilan striker muda Thierno Barry. Meskipun belum mencetak gol sejak didatangkan dari Villarreal dengan harga £27 juta (sekitar Rp 592 miliar), Barry mendapat sambutan meriah dari para penggemar saat ditarik keluar pada menit ke-79.
Moyes juga memuji kerja keras pemain berusia 23 tahun itu yang tampil gigih dan berkontribusi besar dalam permainan tim.
“Semua penggemar Everton tahu bahwa kedua pemain kami sedang mencari kepercayaan diri. Barry memberi mereka sesuatu untuk disoraki. Ia bekerja keras, berlari tanpa henti, dan sangat berkomitmen untuk tim,” ujar Moyes seperti dikutip Daily Mail (8/11).
Sementara itu, Fulham tampak kesulitan mengembangkan permainan. Striker Raul Jimenez hampir tak mendapat suplai bola dan Rodrigo Muniz sebagai striker pengganti bahkan harus ditarik keluar lebih awal karena cedera.
Pelatih Marco Silva mengaku kecewa dengan performa anak asuhnya yang tampil tanpa daya juang.
“Kami mendapatkan hasil yang memang pantas kami terima. Anda bisa saja kalah ketika tim lawan bermain lebih baik, tetapi tidak boleh karena mereka lebih kuat secara fisik. Kami tidak bisa menerimanya, ini bukan hal yang bisa dinegosiasikan,” tegas Silva dalam laporan Daily Mail (8/11).
Kekalahan ini membuat Fulham hanya berjarak satu poin dari zona degradasi setelah menelan lima kekalahan dalam enam pertandingan terakhir.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
