
Pelatih Bayern Munchen Vincent Kompany. (Bayern Munchen)
JawaPos.com - Pelatih Bayern Munchen Vincent Kompany mendorong timnya untuk menunjukkan permainan sempurna saat mereka bersiap menghadapi juara bertahan Liga Champions, Paris Saint-Germain, pada hari Rabu (5/11) pukul 03.00 WIB. Pertandingan ini dipastikan akan menjadi salah satu ajang seru, mengingat kedua tim saat ini berada di posisi teratas klasemen dengan catatan tanpa kekalahan setelah tiga laga awal.
Kedua tim memang menjadi favorit untuk memenangkan kompetisi ini. Menurut analisis dari superkomputer Opta, PSG memiliki peluang 14 persen untuk mempertahankan gelar mereka, sementara Arsenal menjadi tim dengan peluang tertinggi di angka 22 persen. Bayern Munich sendiri berada di urutan keempat dengan peluang 11 persen.
Namun, tim asuhan Kompany juga menunjukkan performa yang sangat mengesankan dengan meraih 15 kemenangan berturut-turut di awal musim, menjadikannya sebagai rekor terbanyak yang dicatat oleh tim mana pun di lima liga utama Eropa.
Sejarah pertemuan kedua tim cenderung menguntungkan Bayern. Mereka telah memenangkan empat pertemuan terakhir melawan PSG, termasuk dua kemenangan di markas lawan, dan memberikan PSG kekalahan terbanyak di Liga Champions dengan catatan 8 kali bertemu, di mana PSG kalah 6 kali.
Kompany tetap optimis terhadap peluang timnya, tetapi ia menekankan pentingnya untuk tidak merasa puas. "Saya pikir Anda harus yakin Anda bisa melakukannya dan kemudian membutuhkan permainan yang sempurna," ujarnya. "Itu jawaban klasik. Mereka adalah juara Liga Champions musim lalu dan favorit musim ini. Tapi kami tetap harus yakin dengan peluang kami."
Dia juga menambahkan, "Siapa pun yang menang akan mengambil langkah besar untuk peluang ke delapan besar dan lolos ke babak sistem gugur."
Dalam konferensi pers, Luis Enrique mengonfirmasi bahwa PSG akan diperkuat oleh Ousmane Dembele, pemenang Ballon d'Or, untuk pertandingan mendatang. Dembele sebelumnya berhasil mencetak gol saat kedua tim bertemu di perempat final Piala Dunia Antarklub. Namun, Kompany menekankan bahwa terlalu fokus pada satu pemain bisa menjadi bumerang bagi timnya.
"Bersama PSG, intinya adalah kolektif. Tidak cukup hanya fokus pada satu pemain. Ada aspek individu, tetapi yang membuat tim ini begitu kuat adalah mereka bekerja sebagai tim di semua fase permainan," ujarnya.
"Kenyataannya, kondisi kami serupa. Ini bukan hanya soal dominasi, tetapi juga tentang apa yang telah dikomunikasikan tim selama ini, dan kami telah mengomunikasikan hal yang sama. Kita harus lihat apa yang akan terjadi sekarang. Itulah yang ingin dilihat orang-orang," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
