
Jude Bellingham
JawaPos.com - Meski El Clásico antara Barcelona dan Real Madrid telah usai pada hari Minggu, efeknya masih terasa hingga kini.
Pertandingan panas di Santiago Bernabéu itu meninggalkan begitu banyak drama mulai dari kontroversi wasit hingga reaksi emosional para pemain.
Kini, laporan terbaru dari AS mengungkap salah satu momen paling menarik perhatian: adu mulut antara Jude Bellingham dan Pedri yang memicu kontroversi.
Apa yang Sebenarnya Terjadi di Lapangan?
Baca Juga: Hasil El Clasico: Jude Bellingham Jadi Penentu, Real Madrid Kalahkan Barcelona 2–1 di Bernabéu
Kedua gelandang muda ini mengalami nasib yang sangat berbeda pada laga tersebut.
Bellingham keluar sebagai pahlawan Real Madrid setelah mencetak gol penentu kemenangan. Sementara Pedri justru menutup malamnya dengan mimpi buruk setelah mendapat kartu merah di menit-menit akhir pertandingan.
Namun, bukan hanya kartu merah yang jadi pembicaraan. Melainkan juga komentar sarkastis Bellingham yang ditujukan kepada Pedri.
Insiden itu terjadi pada babak kedua. Saat Bellingham menggiring bola, ia menggunakan lengannya untuk melindungi bola dari Pedri. Gelandang Barcelona itu pun terjatuh, dan wasit meniup peluit tanda pelanggaran.
Pedri yang kesal segera meminta Soto Grado untuk memberikan kartu merah kepada pemain Inggris itu. Namun Bellingham, yang tampak frustrasi, justru menanggapinya dengan nada sinis.
“Bahkan dengan Negreira pun tidak,” ucap Bellingham.
Kalimat itu langsung menyulut perdebatan. Ucapan tersebut jelas mengacu pada skandal Negreira, kasus pembayaran kepada mantan pejabat wasit yang masih membayangi reputasi Barcelona hingga kini.
Setelah kejadian itu, Bellingham terlihat menyentuh kepala Pedri sambil menirukan ekspresi protes lawannya dengan tawa kecil seolah mengejek situasi tersebut. Sementara itu, Pedri tetap terduduk di lapangan, terus memohon agar wasit meninjau kembali pelanggaran itu.
