Mees Hilgers. (ig @hillgershd)
JawaPos.com - Upaya NEC Nijmegen untuk memperkuat lini pertahanan mereka di bursa transfer musim panas lalu ternyata sempat mengarah ke bek tengah FC Twente, Mees Hilgers. Hal ini diungkapkan secara langsung Direktur Teknik NEC, Carlos Aalbers, dalam acara bincang-bincang 1Twente VoetbalTijd.
Hilgers, bek kelahiran Belanda berdarah Indonesia berusia 24 tahun, menjadi salah satu incaran utama NEC ketika klub tersebut kekurangan pemain belakang. Aalbers mengakui bahwa timnya melihat Hilgers sebagai sosok ideal untuk sistem tiga bek yang digunakan NEC musim ini.
“Ya, kami memang tertarik,” ujar Aalbers ketika ditanya apakah ketertarikan klub terhadap Hilgers benar adanya. “Hilgers akan cocok dengan profil kami. Kami bermain dengan tiga bek, dan dia sangat cocok untuk peran itu. Kami tertarik.”
Namun, langkah konkret untuk mendatangkan sang pemain tak berjalan mulus. NEC sempat menghubungi manajemen FC Twente, tetapi klub asal Enschede itu dengan tegas menolak melepas Hilgers, bahkan hanya dalam bentuk pinjaman.
“Saya menghubungi Jan Steuer,” lanjut Aalbers, merujuk pada Direktur Teknik FC Twente. “Namun, Twente sangat jelas dengan posisi mereka. Mereka tidak ingin meminjamkannya.”
Penolakan Twente ini cukup menarik, mengingat situasi Hilgers di klub sedang tidak ideal. Sejauh musim ini berjalan, ia belum bermain satu menit pun untuk De Tukkers. Kontraknya bersama Twente juga segera berakhir, dan negosiasi perpanjangan yang sempat dilakukan beberapa kali tidak menghasilkan kesepakatan.
Bagi NEC, Hilgers dipandang bisa menjadi solusi cepat atas masalah kedalaman skuad di lini belakang. Klub yang bermarkas di Stadion De Goffert itu sempat kekurangan opsi bertahan akibat cedera pemain inti, sehingga mencari sosok dengan pengalaman Eredivisie yang masih muda dan berpotensi berkembang.
Sementara bagi Hilgers sendiri, situasi di Twente masih menggantung. Bek yang juga sempat dipanggil membela tim nasional Indonesia ini belum mendapatkan menit bermain musim ini, meskipun performanya di musim sebelumnya cukup solid.
Ketegasan Twente untuk mempertahankan sang pemain, meski tak memainkannya, menunjukkan adanya pertimbangan strategis di balik layar — entah untuk menjaga nilai jual, atau karena pelatih tetap menilai Hilgers masih dibutuhkan dalam rotasi.
Bursa transfer berikutnya bisa menjadi momen penting bagi kedua pihak. Jika negosiasi kontrak kembali menemui jalan buntu, peluang bagi klub lain, termasuk NEC, untuk kembali mencoba mendekati Hilgers bisa terbuka lebar. Namun, untuk saat ini, FC Twente memilih bersikap tegas: Hilgers tetap bertahan di Enschede.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022