
Gol pertama Jude Bellingham untuk Real Madrid musim ini. (AP Photo/Manu Fernandez)
JawaPos.com–Gelandang Real Madrid Jude Bellingham bersikeras bahwa hasrat menang dan optimisme yang hilang musim lalu dalam skuad Los Blancos telah kembali bagi raksasa Eropa tersebut.
Bellingham mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan Liga Champions yang sulit atas Juventus pada Kamis (23/10). Itu memperpanjang rekor sempurna Madrid di kompetisi ini menjadi tiga pertandingan.
Tim asuhan Xabi Alonso juga memimpin klasemen La Liga 2025/2026 sementara, memberi harapan bahwa mereka dapat menghapus kenangan musim lalu yang mengecewakan harus berakhir tanpa trofi.
“Salah satu perbedaan antara tahun lalu dan tahun pertama (pada 2023/2024) adalah kami memiliki (optimisme). Bahkan ketika kami tidak bermain dengan baik, di beberapa tahap akhir Liga Champions, kami berhasil menemukan cara untuk menang,” jelas Bellingham kepada CBS Sport.
"Tahun lalu kami tidak melakukan itu. Jika kami bermain buruk, kami dihukum (dengan kekalahan). Itu buruk. (Di pertandingan melawan Juventus], kami membiarkan peluang. Yang penting adalah kami menjaga clean sheet dan kami hanya butuh satu (gol) untuk menang," imbuh dia.
“Tentu saja, mulai sekarang, kami (Madrid) ingin bermain lebih baik dan mencetak lebih banyak gol. Tapi kami harus menjadikannya sebagai titik awal (untuk kembali meraih gelar)," lanjut gelandang internasional Inggris ini.
Salah satu tuduhan yang dilontarkan kepada Madrid selama 12 bulan terakhir adalah kurangnya pola pikir yang tepat untuk meraih kesuksesan meraih trofi seperti sebelumnya. Kritikus menganggap kepergian para pemain senior dan pemimpin sebagai faktor penyebabnya.
Sejak akhir musim 2023/2024 lalu, Toni Kroos, Luka Modric, Lucas Vazquez, Nacho, dan Joselu, semuanya telah pergi dari Santiago Bernabeu. Hal ini tiba-tiba menempatkan senioritas pada pemain yang jauh lebih muda.
Bellingham adalah bagian dari kelompok pemimpin itu meskipun usianya masih muda dan bertanggung jawab atas penurunan performa Los Blancos asuhan Carlo Ancelotti musim lalu sebelum era Alonso saat ini.
"Saya juga terlibat dalam hal itu (gagalnya Madrid meraih trofi), terkait bagaimana kami tidak bermain sebaik tahun-tahun sebelumnya. Meski begitu, ada momen-momen bagus, tapi tidak di level yang saya inginkan,” ujar Bellingham.
“Saya tidak berada di level (terbaik) yang sama seperti di tahun pertama. Saya menjalani operasi bahu. Saya punya pelatih baru. Dia punya pendekatan yang sama dengan cara kami ingin bermain," papar dia.
“Akan ada tahun-tahun di mana Anda bermain bagus, tidak menang sama sekali, tidak bermain bagus, dan kemudian tidak mendapatkan sentuhan yang mungkin kami miliki di tahun pertama. Anda harus belajar darinya,” tandas pesepak bola berusia 22 tahun ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
