Pelatih Real Madrid Xabi Alonso optimistis merebut poin penuh pada laga Liga Champions kontra Kairat. (Instagram realmadrid)
JawaPos.com - Pertarungan klasik dua raksasa Eropa akan kembali tersaji. Real Madrid akan menjamu Juventus dalam laga fase grup Liga Champions 2025/2026 pada Kamis (23/10) di Santiago Bernabeu. Pertandingan ini bukan sekadar duel biasa; kedua tim telah mengoleksi total 17 gelar Liga Champions (Madrid 15, Juventus 2), menjadikannya salah satu laga paling bergengsi di Eropa.
Pelatih Madrid, Xabi Alonso, menegaskan bahwa timnya telah bersiap penuh menghadapi laga besar ini. Ia menyebut Juventus sebagai lawan berbahaya yang tak boleh diremehkan, apalagi tim asal Italia itu belum terkalahkan di dua laga awal fase grup.
"Kami sudah sangat siap. Saya melihat tim ini haus kemenangan dan bersemangat untuk meraih trofi Liga Champions ketiga secara beruntun. Kami tahu atmosfer di Bernabéu selalu istimewa saat laga besar. Kami ingin memberi para pendukung sesuatu yang bisa membuat mereka bangga," ujar Alonso.
Alonso menilai Juventus tetap menjadi lawan berbahaya meski performanya di liga sempat menurun. Ia memuji cara Juve bermain secara taktis dan disiplin.
"Setiap tim Italia selalu berbahaya, apalagi saat mereka sedang dalam tekanan. Juventus memiliki pemain berpengalaman yang tahu bagaimana memenangkan pertandingan," jelasnya.
Pelatih berusia 43 tahun itu juga menyoroti Kenan Yildiz, bintang muda Juventus yang tengah menanjak pesat.
"Saya mengenal Yildiz sejak di akademi Bayern. Melihat perkembangannya sekarang membuat saya sangat senang," tambah Alonso.
Real Madrid masih akan kehilangan beberapa pemain penting. Alonso mengonfirmasi bahwa Trent Alexander-Arnold dan Dani Carvajal belum bisa dimainkan karena cedera. Sementara itu, Eduardo Camavinga baru pulih sebagian setelah absen tiga pekan.
"Kami baru bisa memulai lagi dengannya. Dia punya potensi luar biasa, kemampuan umpan vertikal yang jarang dimiliki pemain lain. Kami harus tahu bagaimana memanfaatkan kualitas individunya untuk kepentingan tim," ungkapnya.
Pelatih asal Spanyol itu juga menyinggung pemain muda seperti Arda Guler, Gonzalo, dan Brahim Díaz. Menurutnya, mereka akan mendapat kesempatan karena jadwal padat menuntut rotasi.
"Arda luar biasa. Ia punya kombinasi visi dan teknik seperti Özil dan Guti. Kami harus terus membantunya berkembang, dan kami senang dengan kematangannya sejauh ini," tambahnya.
Meski Madrid berada di jalur positif, Alonso menegaskan timnya tak boleh lengah.
"Kami harus bermain vertikal, mengatur ritme, dan menekan mereka di area yang kami inginkan. Juventus kuat dalam rotasi dan bisa memanfaatkan celah sekecil apa pun," tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa skuad Madrid saat ini siap bersaing hingga akhir.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
