Legenda Liverpool Jamie Carragher Tantang Slot Cadangkan Salah Setelah Kekalahan dari Manchester United
JawaPos.com - Krisis Liverpool tampaknya belum juga berakhir. Kekalahan 2-1 dari Manchester United di Anfield tak hanya memperpanjang rentetan hasil buruk mereka menjadi empat laga tanpa kemenangan, tetapi juga memunculkan perdebatan panas di kalangan legenda klub. Dan kali ini, Jamie Carragher menjadi sosok yang paling vokal.
Mantan bek sekaligus ikon The Reds itu menilai bahwa Mohamed Salah, pemain yang selama bertahun-tahun menjadi tumpuan serangan Liverpool, kini layak duduk di bangku cadangan.
Alasannya? Penurunan performa, beban taktis, dan kurangnya kontribusi defensif.
Carragher: “Salah Tidak Harus Jadi Starter di Setiap Laga”
Berbicara kepada Sky Sports usai laga, Carragher menyampaikan analisis tajamnya. Ia mengakui bahwa Salah masih bisa diandalkan saat bermain di Anfield, tapi menilai performanya di laga tandang kini menjadi masalah tersendiri.
“Dia seharusnya selalu menjadi starter di Anfield karena Liverpool akan mendominasi dan bermain di tepi kotak penalti,” ujar Carragher. “Tapi dalam pertandingan tandang, ketika tim butuh keseimbangan dan kerja keras di sisi sayap, saya rasa Salah tidak seharusnya menjadi starter di setiap laga saat ini.”
Carragher bahkan menyinggung momen ketika Arne Slot menarik Salah di lima menit terakhir melawan United. Ini sebuah keputusan yang menurutnya mengirim pesan tersirat: status “nama pertama di tim” tak lagi otomatis bagi sang bintang Mesir.
“Kita kini berada pada tahap di mana Mo Salah seharusnya tidak bermain di setiap pertandingan. Dulu Klopp sering menariknya keluar, bahkan saat dia masih segar. Itu tanda bahwa tidak ada pemain yang kebal,” tambahnya.
Masalah Taktis di Sayap Kanan
Pendapat Carragher bukan tanpa dasar. Sebelumnya, bek Chelsea Marc Cucurella sempat mengakui bahwa timnya sengaja menargetkan sisi kanan pertahanan Liverpool karena tahu Salah jarang turun membantu bek sayap.
Slot memang telah membela keputusan taktisnya itu yakni membiarkan Salah lebih fokus menyerang ketimbang bertahan namun hasilnya belum memuaskan. Liverpool terlihat rapuh di sisi kanan, dan lawan-lawan mereka kini tahu betul di mana harus menekan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
