
Samuele Ricci saat laga AC Milan lawan Fiorentina. (Dok. Samuele Ricci)
JawaPos.com - Samuele Ricci menegaskan bahwa AC Milan terus berjuang hingga akhir di laga kemenangan melawan Fiorentina pada pekan ketujuh Liga Italia. Laga yang berakhir dengan skor 2-1 tersebut dimainkan di San Siro, Senin (20/10).
Para pemain AC Milan menyadari bahwa melawan Fiorentina merupakan laga yang sulit. Samuele Ricci menyebut rekan setimnya berjuang hingga laga berakhir dan akhirnya berhasil meraih kemenangan.
"Kami di Milan, jadi tugas kami adalah memenangkan pertandingan. Kami tahu ini pertandingan yang sulit, dan kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini, karena dengan kemenangan, kami akan berada di puncak klasemen. Jadi, kami berjuang sampai akhir. Kemenangan ini memang sulit diraih, tetapi ini kemenangan tim," ucap Samuele Ricci setelah pertandingan kepada SportMediaset, Senin (20/10).
Selain terus berjuang hingga akhir, bek 24 tahun itu juga memuji reaksi AC Milan setelah kebobolan lewat gol penalti pemain Fiorentina, Robin Gosens. Ricci juga memuji dua gol dari Rafael Leao yang membuat Rossoneri terhindar dari kekalahan.
"Kami tahu kami akan menghadapi pertandingan yang sangat sulit. Pertandingannya bahkan dimulai dengan buruk. Namun, saya rasa reaksi dari tim juga luar biasa. Saya juga harus mengucapkan selamat kepada Rafa, tentu saja, tetapi selamat juga untuk semua pemain, karena kami memainkan pertandingan yang luar biasa, bahkan di saat yang sulit," kata Ricci.
Pemain nomor punggung 4 tersebut setuju bahwa AC Milan lebih mengandalkan permainan tim. Hal tersebut memang selalu ditekankan oleh sang pelatih, Massimiliano Allegri.
"Ya, saya setuju. Pelatih selalu bilang setiap hari kalau kita ini tim, jadi kita butuh semua anggota. Secara pribadi, saya bisa bermain lebih baik lagi dan saya perlu mendapatkan ritme pertandingan, memang seharusnya begitu, karena saya merasa ruang geraknya lebih sempit. Tapi saya senang dengan jalan saya dan jalan yang ditempuh tim," pungkas Samuele Ricci.
Bagi Ricci, ini menjadi pertandingan pertamanya sebagai starter. Sebelumnya, dalam tiga laga yang dimainkannya, pemain 24 tahun itu selalu masuk dari bangku cadangan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
