Massimiliano Allegri berhasil membawa Rossoneri kembali ke puncak klasemen Serie A. (Dok. AC Milan)
JawaPos.com - AC Milan gagal memenangkan enam pertandingan berturut-turut, Rossoneri bermain imbang dengan Juventus tepat sebelum jeda internasional. Christian Pulisic gagal mengeksekusi penalti dan pertandingan yang menegangkan itu berakhir dengan skor 0-0.
Meski demikian, Milan berhasil menjaga empat clean sheet dalam enam pertandingan pertama mereka di Liga Italia untuk pertama kalinya sejak 2006, ditambah dua dari dua pertandingan di Coppa Italia.
Kekokohan seperti itu merupakan ciri khas Allegri, yang telah memberi dampak cukup besar sejak kembali ke San Siro musim panas ini. Bos Milan itu telah mencoba untuk meredakan pembicaraan tentang potensi tantangan Scudetto, tetapi tanpa berlaga di kompetisi Eropa dan Luka Modric yang memegang kendali di lini tengah, penggemar Rossoneri mungkin mulai bermimpi.
Terakhir kali Setan Merah dan Hitam menjalani enam pertandingan liga tanpa terkalahkan adalah pada awal tahun 2024, saat Stefano Pioli masih menjadi pelatih AC Milan, tetapi mereka dapat melewati jumlah itu dengan menang melawan Fiorentina pada Senin (20/10) pukul 01.45 WIB.
Menjelang pertandingan, Fiorentina terakhir kali mengalahkan Milan di San Siro sekitar enam tahun lalu, kalah dalam empat dari lima kunjungan terakhirnya.
Fiorentina belum pernah menang dalam enam pertandingan Liga Italia, yang merupakan rekor terburuk mereka tanpa kemenangan di awal musim di liga sejak 1977.
Tepat sebelum jeda internasional, mereka unggul terlebih dahulu atas Roma yang sedang dalam performa terbaiknya, melalui Moise Kean yang mencetak gol pertama di liga, tetapi harus mengakui keunggulan Giallorossi.
AS Roma membalas dengan kemenangan 2-1 di Stadion Franchi, yang membuat Fiorentina berada tepat di atas zona degradasi dengan mengumpulkan tiga poin.
Dengan satu-satunya kemenangannya diraih di Liga Konferensi, Pioli mendekati pertandingan Liga Italia ke-500-nya di bawah tekanan yang besar, dan spekulasi tentang pemecatan dari masa jabatan keduanya di Florence terus muncul.
Setelah memimpin Milan selama hampir lima tahun dan memenangkan gelar liga pada musim 2021/2022, ia kini menghadapi reuni dengan klub yang telah memecatnya.
Christopher Nkunku harus berjuang mengatasi cedera kaki ringan jika ingin masuk skuad menghadapi Fiorentina. Rekan satu tim nasional Nkunku, Adrien Rabiot, absen karena masalah betis, sementara Pulisic (cedera paha) juga diperkirakan akan absen.
Alexis Saelemaekers (cedera fleksor) dan Pervis Estupinan (cedera pergelangan kaki), keduanya melakukan tes kebugaran menjelang pertandingan dan diragukan juga untuk tampil.
Serangan Fiorentina belum membuahkan hasil, empat penyerang mereka hanya menghasilkan satu gol dalam enam pertandingan di liga.
Kean sebenarnya telah mencetak lebih banyak gol untuk Italia musim ini, dan jika dinyatakan fit setelah cedera pergelangan kaki, ia bisa berduet dengan Roberto Piccoli atau Albert Gudmundsson di San Siro, Edin Dzeko akan menjadi pemain cadangan.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
