Peter Schmeichel kritik perlakuan Manchester United terhadap Rasmus Hojlund. (Boots Hearingcare/PA)
JawaPos.com – Legenda Manchester United, Peter Schmeichel mengungkapkan keyakinannya bahwa Napoli memiliki kemampuan untuk mengangkat kembali karier Rasmus Hojlund. Hal ini terjadi setelah Hojlund mengalami penurunan performa yang signifikan di Old Trafford, mirip dengan apa yang dialami Scott McTominay musim lalu. Schmeichel mencermati bahwa transfer ini bisa menjadi langkah positif bagi Hojlund untuk menemukan kembali semangat dan performanya.
Hojlund, mantan penyerang tengah Atalanta, kini mengikuti jejak McTominay dengan memutuskan untuk pindah dari Manchester menuju Stadio Diego Maradona di Naples. Dengan langkah ini, ia berharap dapat menemukan kembali bentuk terbaiknya di liga yang berbeda. Menurut Schmeichel, hal ini menunjukkan betapa hebatnya Napoli dalam membangkitkan karier pemain yang sebelumnya terpuruk di Inggris.
Dalam sebuah podcast bertajuk BBC Sacked in the Morning, Schmeichel menyatakan, "Penandatanganan Benjamin Sesko agak aneh bagi saya karena kami (United) punya Rasmus Hojlund, yang sudah dua tahun tidak mendapatkan tempat di tim utama." Ia menambahkan, "Anda lihat saja apa yang dia lakukan di Napoli (kepada Hojlund) dengan didukung Kevin de Bruyne dan Scott McTominay sebagai rekan bermain, dia mencetak banyak gol." Hal ini menunjukkan bahwa Hojlund memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan di Manchester United.
Schmeichel juga menyoroti bahwa Hojlund memiliki kemampuan untuk menjadi striker yang produktif, mencatatkan 25 gol per musim untuk Manchester United jika diberikan kesempatan yang tepat. "Saya sudah konsisten mengatakan ini selama dua setengah tahun, Rasmus Hojlund akan menjadi striker dengan 25 gol per tahun untuk Manchester United, tetapi dia butuh tempat di tim utama," ujarnya.
Selain membahas Hojlund, Schmeichel juga mengungkapkan pandangannya tentang McTominay, yang berhasil bertransformasi dari pemain yang kurang diperhitungkan di Manchester United menjadi Pemain Terbaik Serie A musim lalu. McTominay berkontribusi besar terhadap kesuksesan Napoli dalam meraih Scudetto dengan mencetak 13 gol dan memberikan enam assist. Menurut Schmeichel, hal ini terjadi karena McTominay diberikan kebebasan untuk bermain di posisi alaminya, yang memungkinkannya untuk lebih berkontribusi dalam serangan dan pertahanan.
"Apa yang dia (Hojlund) lakukan di Napoli? Dia benar-benar (masih sama) seperti Manchester United. Masalahnya adalah fleksibilitasnya, karena ada pemain yang hanya bisa bermain di satu posisi," tambah Schmeichel dengan nada skeptis. Ia juga menyatakan bahwa manajer Erik Ten Hag dan Ruben Amorim tidak memberikan kepercayaan penuh kepada Hojlund untuk membangun tim, yang mengakibatkan Hojlund sering menjadi korban dari kebijakan tersebut.
Schmeichel merasa bingung mengapa Hojlund dan McTominay berada di Napoli, mengingat keduanya adalah pemain yang sangat berkomitmen untuk Manchester United. "Tidak akan ada orang yang lebih antusias terhadap Manchester United selain Rasmus Hojlund. Dia menulis tentang bermain untuk klub saat berusia 10 tahun. Dia penggemar berat (United)," ujarnya. Ia juga menekankan bahwa penggemar United menghargai Hojlund karena dedikasinya yang tinggi dan kerja kerasnya di lapangan.
Sejak bergabung dengan Napoli, Hojlund telah menunjukkan performa yang menjanjikan dengan mencetak empat gol dalam enam pertandingan di Serie A dan Liga Champions. Ini menjadi sinyal positif bagi masa depannya di klub baru.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
