
Arrigo Sacchi, pelatih legendaris asal Italia. (Christian Trampenau/The Guardian)
JawaPos.com–Pelatih legendaris Italia Arrigo Sacchi memperingatkan Gli Azzuri asuhan Gennaro Gattuso untuk tidak meremehkan setiap lawan mereka di kualifikasi Piala Dunia 2026. Dia berharap para pemain timnas memahami bahwa kesuksesan tidak datang tanpa kerja keras.
Italia telah melewati jeda internasional September dengan mencetak 10 gol dalam dua pertandingan. Hal itu digambarkan Sacchi bahwa sepak bola modern sudah berbeda dengan terdahulu dari skor akhir pertandingan Gli Azzurri.
"Dalam sepak bola modern, tidak ada yang memberi Anda sesuatu (kemenangan besar) secara cuma-cuma dan perbedaan teknis yang (sepak bola zaman) dulu telah hilang," tulis mantan pelatih AC Milan itu di Gazzetta dello Sport.
"Semuanya telah stabil, dan tidak masalah apakah level (Italia kali) ini naik atau turun. Yang penting adalah kekuatan sepak bola dunia yang hebat, dan saya juga memikirkan Brasil, Argentina, Jerman, Prancis, Spanyol, Inggris, dan tentu saja Italia," sambung dia.
“Sekarang (timnas Italia) harus berhadapan dengan negara-negara sepak bola yang sedang berkembang (di kualifikasi Piala Dunia) yang dapat merusak rencana Anda (berkembang) jika Anda bermain sepenuh hati dan memberikan segalanya di lapangan,” tambah pria 79 tahun ini.
"Saya menganggap Italia asuhan Gattuso sebagai tim yang sedang berkembang, artinya sang pelatih baru saja (ditunjuk) mengambil alih dan masih membutuhkan waktu untuk menanamkan ide-idenya," Arrigo Sacchi.
"Beberapa orang akan berkata tidak ada waktu lagi (untuk berkembang), kualifikasi adalah yang terpenting. Benar. Tapi saya yakin arahan teknis dan taktis yang dimulai Gattuso sangat positif dan mungkin akan membawa kita (Italia) ke Piala Dunia," beber Arrigo Sacchi.
“Ini bukan berarti Italia tiba-tiba (kembali) menjadi kekuatan besar lagi (di kancah sepak bola dunia) setelah gagal lolos (ke Piala Dunia) edisi 2018 dan 2022, tetapi saya rasa Italia bukan tim lemah seperti yang disiratkan beberapa orang," lanjut dia.
Gattuso sukses membawa Gli Azzurri mengalahkan Estonia 5-0 dan Israel 5-4 dalam dua pertandingan pertamanya sebagai pelatih di tanah kelahirannya bulan lalu. Dia akan menghadapi lawan yang sama pada bulan ini.
"Saya sangat mengapresiasi pendekatan pelatih baru (Gattuso), yang menekankan pentingnya menempatkan nilai-nilai moral sebagai inti dari proyek (timnas Italia) kali ini," ujar Arrigo Sacchi.
“(Mengenakan) seragam Azzurri memiliki makna yang sangat penting, tim nasional mewakili seluruh bangsa, dan itu adalah warisan yang harus dipertahankan. Gattuso benar sekali menekankan hal ini kepada para pemainnya," imbuh dia.
“Tentu saja, Luciano Spalletti (pelatih Italia sebelumnya) membuat beberapa kesalahan, seperti yang diakuinya sendiri, mungkin ia tidak mampu memahami para pemain, tetapi saya pikir inti permasalahannya secara umum terletak pada pemerataan skuad," tandas Arrigo Sacchi.
“Azzurri disingkirkan Swiss, tim yang mungkin akan dengan mudah kami kalahkan beberapa dekade lalu, ketika kualitas teknik kami jelas lebih unggul. Saya hanya berharap Gattuso menanamkan kepada pemainnya bahwa kesuksesan harus diraih melalui kerja keras,” tandas sang pelatih legenda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
