
Jarell Quansah tersingkirkan dari skuad Arne Slot. (Dok. Liverpool)
JawaPos.com – Jarell Quansah mengungkapkan alasan tinggalkan Liverpool dan bergabung dengan Bayer Leverkusen. Yakni untuk mencari lebih banyak waktu bermain setelah dipinggirkan manajer Arne Slot.
Quansah merupakan jebolan akademi Liverpool dan telah mencatatkan 58 penampilan senior untuk klub tersebut. Tapi dia hanya menjadi starter dalam empat pertandingan Liga Inggris musim 2024/2025.
Quansah harus mengalami kejadian yang kurang mengenakkan setelah digantikan di babak pertama pada pertandingan kompetitif liga pertama bersama Slot karena alasan taktis. Hal itu memperkuat alasan dia pergi dari Anfield.
Setelah satu musim penuh ujian karena jarang mendapat menit bermain di musim juara The Reds di Liga Inggris, dia hengkang pada Juli. Itu setelah Leverkusen menyetujui biaya GBP 35 juta.
"Saya telah belajar dari beberapa pemain terbaik di sekitar saya saat itu di Liverpool. Bisa melakukan itu sangat baik bagi karier saya. Itu selalu menjadi bagian penting untuk saya,” kata Quansah.
“Di tahap karir saya ini, usia 22 tahun menjelang 23 tahun (pada Januari), saya membutuhkan ratusan pertandingan untuk mencapai posisi (di skuad utama) yang saya inginkan," ungkap Quansah.
"Saya pikir secara keseluruhan itulah alasan keputusan (kepindahan ke Leverkusen) itu dibuat dan mengapa saya pikir pergi ke luar negeri adalah yang terbaik bagi (karir) saya," tambah dia.
Quansah, yang memenangkan Euro U-21 bersama timnas Inggris musim panas ini, telah terpilih untuk lima kali untuk memperkuat timnas Inggris oleh tiga manajer berbeda, Gareth Southgate, Lee Carsley, dan Thomas Tuchel. Sayangnya dia belum melakoni debut bersama timnas Inggris.
Kini, setelah penampilan gemilang bersama Die Werkself, Quansah kembali mendapat panggilan Tuchel yang membuka peluang untuk dia mendapat pelajaran dari bek-bek senior lain di tim nasional.
"Rasanya tidak asing kembali mendapat panggilan timnas Inggris, saya sangat senang berada di sini. (Merupakan) kehormatan besar untuk dipanggil ke timnas, dan saya juga berterima kasih kepada manajer (Tuchel) atas hal itu,” lanjut Quansah.
“Intinya selalu belajar dari para pemain senior yang memiliki lebih banyak caps daripada saya. Semoga ini sesuatu yang akan saya capai, caps untuk Inggris," tandas Quansah.
Inggris akan menjamu Wales dalam pertandingan persahabatan di Wembley pada Jumat (10/10) sebelum bertandang ke markas Latvia untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia bulan Oktober pada Rabu (15/10) dini hari WIB.
Quansah akan bersaing dengan Dan Burn, Marc Guehi, Ezri Konsa, dan John Stones, untuk merebutkan dua tempat di posisi bek tengah dalam formasi Tuchel 4-2-3-1.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
