Rodrygo Goes nyaris menjadi bagian dari Barcelona (Instagram @rodrygogoes)
JawaPos.com - Siapa sangka, sebelum berseragam putih kebanggaan Real Madrid, Rodrygo Goes nyaris menjadi bagian dari musuh abadi: Barcelona.
Dalam wawancara bersama AS, penyerang asal Brasil itu mengungkap bahwa dirinya sempat mencapai kesepakatan dengan Blaugrana sebelum panggilan tak terduga dari Los Blancos mengubah segalanya.
"Sebelum saya datang ke Madrid, semuanya sudah beres. Saya sebenarnya sudah jadi pemain Barca," ujar Rodrygo.
"Tapi ayah saya bilang, Madrid menghubungi kami dan saya harus memilih. Keputusan itu mudah, saya tahu apa yang saya inginkan dan apa impian saya. Tanpa ragu, saya memilih Real Madrid, dan sekarang saya di sini," jelas winger asal Brasil itu.
Rodrygo memang menjadi salah satu talenta paling menjanjikan yang lahir dari akademi Santos, klub yang juga melahirkan legenda seperti Neymar dan Pelé.
Tak heran jika Barcelona, yang terkenal gemar memburu pemain muda berbakat dari Amerika Selatan, langsung bergerak cepat untuk mengamankan jasanya.
Namun, intervensi Real Madrid di detik terakhir membuat cerita itu berubah total dan membuat Blaugrana kehilangan calon bintang masa depan mereka.
"Saya masih di Santos ketika Barca datang. Saya selalu bilang mereka klub besar dan saya sangat menghormati mereka," tutur Rodrygo.
"Tapi Madrid adalah impian saya sejak kecil. Saat tawaran datang, saya tak sabar menunggu dan kami langsung melakukan apa yang harus dilakukan."
Kini, menjelang El Clasico di bulan Oktober, Rodrygo menatap laga tersebut dengan semangat tinggi namun tetap penuh kehati-hatian.
Ia sadar betul tantangan yang menanti Real Madrid, terutama setelah Barcelona mendominasi pertemuan musim lalu. Dominasi tersebut membuat skuad asuhan Hansi Flick memenangkan dua laga liga, serta merebut Copa del Rey dan Piala Super Spanyol.
"Lebih baik kami lupakan musim lalu. Kami tahu kami tidak tampil bagus, terutama di derby. Memang sebelumnya kami sempat mengalahkan mereka empat kali beruntun, tapi sekarang situasinya berbeda. Mereka punya tim yang lebih baik dan lebih percaya diri," kata Rodrygo.
Meski mengakui kekuatan lawan, Rodrygo tetap yakin Madrid punya peluang besar, apalagi mereka akan bermain di Santiago Bernabéu dengan dukungan penuh dari para penggemar.
"Kami harus mempersiapkan semuanya dengan matang untuk menang, apa pun yang terjadi. Kami bermain di kandang sendiri, dan kami harus membuktikan siapa yang lebih kuat," tegasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
