Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Oktober 2025 | 20.25 WIB

Ruben Amorim Ogah Mundur dari Manchester United

Manchester United Harus Siapkan £12 Juta Jika Ingin Pecat Ruben Amorim

 

JawaPos.com - Tekanan besar tengah menghantui pelatih Manchester United, Ruben Amorim. Meski begitu, pria asal Portugal itu menegaskan tidak akan mundur dari jabatannya di Old Trafford. Amorim sadar dirinya bisa saja dipecat jika hasil tak kunjung membaik, namun ia berkomitmen bertahan dan berjuang bersama tim.

Dilansir dari The Guardian, Man United saat ini berada di posisi ke-14 klasemen Liga Premier dengan torehan 34 poin dari 33 laga sejak Amorim menjabat. Musim lalu, Setan Merah hanya finis di urutan ke-15. Awal musim ini pun belum menjanjikan, dengan hanya dua kemenangan dari tujuh pertandingan, termasuk tersingkir dari Carabao Cup setelah dikalahkan Grimsby.

Kekalahan terakhir dari Brentford membuat Amorim gagal meraih kemenangan beruntun dalam 11 bulan masa kerjanya. Sabtu (5/10) malam WIB, Man United akan menjamu Sunderland di Old Trafford. Hasil negatif lagi dipastikan akan semakin menambah tekanan terhadapnya.

Ketika ditanya apakah ia mempertimbangkan untuk mundur, Amorim menjawab tegas bahwa hal tersebut merupakan hak dewan klub yang memutuskan. Bahkan, Amorim menyatakan bahwa tekadnya masih kuat untuk bertahan dan membawa Setan Merah kembali pada performa terbaiknya.

"Tidak, itu keputusan dewan klub. Saya tidak bisa melakukan itu. Kadang saya merasakan hal tersebut dan memang sulit saat kalah, apalagi ketika momentum sudah tercipta lalu hilang begitu saja. Itu sangat menyakitkan bagi saya, juga para pemain dan staf. Tapi, itu bukan keputusan saya. Rasanya akan sangat berat meninggalkan tim ini jika saya belum melakukan segalanya untuk karier saya di sini." tegasnya, dikutip dari The Guardian.

"Ini adalah mimpi berada di sini dan saya ingin melanjutkan perjuangan. Yang membuat saya menderita sekarang adalah kekalahan, bukan kehilangan pekerjaan. Anda takut kehilangan pekerjaan ketika harus membayar tagihan, dan saya tidak merasakan itu," tambahnya.

Sistem 3-4-3 Jadi Sorotan

Salah satu kritik terbesar yang diarahkan kepada Amorim adalah kegigihannya memainkan formasi 3-4-3 pada pasukannya. Skema itu digunakan di semua pertandingan, namun belum mampu memberikan konsistensi yang diharapkan oleh publik.

Menanggapi kritikan publik tersebut, Amorim membela pilihannya dan tetap bersikeras bahwa Man United dapat memainkan skema 3-4-3 pada setiap laga.

"Tidak ada yang naif di sini. Kami paham bahwa butuh hasil untuk melanjutkan proyek ini. Ini klub besar, dengan sponsor besar, dua pemilik, dan keseimbangan yang sulit. Yang saya inginkan adalah melihat tim saya menang atau tetap bermain dengan cara yang sama. Dan, sekarang kami belum melakukan itu," jelasnya.

"Kami perlu bermain dengan kekuatan, intensitas, dan fokus yang sama. Jika itu dilakukan, tidak masalah sistem apa yang digunakan," tambahnya berdasarkan yang dilansir dari The Guardian.

Cari Dana Tambahan dengan Laga Persahabatan

Selain fokus di lapangan, Man United juga merencanakan laga persahabatan di tengah musim untuk menambah pemasukan. Hal itu dilakukan karena absen dari kompetisi Eropa musim ini.

"Kami harus melakukannya dan sudah tahu sejak gagal lolos ke Eropa. Kami ingin bersama fans kami di seluruh dunia," kata Amorim.

Hormati Korban Serangan Teroris

Melansir dari The Guardian, sebagai bentuk solidaritas, Man United akan menggelar mengheningkan cipta dan mengenakan ban hitam saat melawan Sunderland. Hal ini dilakukan untuk menghormati korban serangan teroris di sebuah sinagoga di Manchester pada Kamis (2/9). Manchester City juga akan melakukan hal serupa di laga mereka.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore