Zinedine Zidane (kiri) dan Luca Zidane (kanan). (Dok. JDZ Football)
JawaPos.com – Luca Zidane, anak dari legenda sepak bola Prancis Zinedine Zidane, menerima panggilan pertamanya untuk bergabung dengan tim nasional Aljazair pada Kamis (2/9) waktu setempat. Panggilan ini datang saat tim Aljazair, yang merupakan salah satu tim kuda hitam di benua Afrika, berada di ambang kelolosan menuju Piala Dunia 2026.
Luca, yang berposisi sebagai kiper, sebelumnya telah mewakili timnas Prancis di level junior. Namun, ia belum pernah tampil untuk tim senior seperti yang dilakukan ayahnya. Kini, Luca memiliki kesempatan untuk berpindah kewarganegaraan ke Aljazair berkat ikatan keluarga yang dimilikinya dengan Zinedine Zidane.
Proses kepindahan kewarganegaraan Luca telah mendapatkan persetujuan dari FIFA dua minggu yang lalu. Semua verifikasi dan syarat yang diperlukan sudah terpenuhi, dan saat ini, ia bermain untuk tim divisi dua Liga Spanyol, Granada.
Pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic, langsung memasukkan nama Luca ke dalam skuad 26 pemain untuk pertandingan kualifikasi tim Les Fennecs. Pertandingan tersebut akan berlangsung melawan Somalia pada Kamis (9/10) dan melawan Uganda lima hari setelahnya, pada Selasa (14/10) malam WIB.
Dari delapan pertandingan yang telah dilakoni Aljazair dalam kualifikasi, mereka berhasil memimpin klasemen grup G zona Afrika dengan enam kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan, mengumpulkan total 19 poin. Les Fennecskini unggul empat poin dari Uganda yang berada di posisi kedua, dan tim asuhan Petkovic hanya memerlukan satu kemenangan lagi untuk memastikan tempat mereka di Piala Dunia 2026 yang akan diadakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Aljazair sendiri sudah berpartisipasi dalam empat edisi Piala Dunia sebelumnya, yaitu pada tahun 1982, 1986, 2010, dan 2014. Pada penampilan terakhir mereka, tim dari Afrika Utara ini berhasil mencapai babak 16 besar sebelum tersingkir oleh timnas Jerman, yang akhirnya menjadi juara turnamen.
Sementara itu, Zinedine Zidane, ayah Luca, memiliki beberapa momen ikonik dalam sejarah Piala Dunia. Ia berhasil membawa timnas Prancis meraih trofi Piala Dunia pada tahun 1998. Momen terkenal lainnya adalah saat ia menerima kartu merah di final Piala Dunia 2006 setelah menanduk bek Italia, Marco Materazzi, yang menjadi akhir karier internasionalnya.
Kini, Luca, sebagai kiper berusia 27 tahun, akan membela Aljazair. Pertanyaannya adalah, apakah ia dapat mengulangi kesuksesan ayahnya dan menciptakan momen-momen bersejarah di turnamen empat tahunan ini?
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
