Hadiah Penalti Dibatalkan VAR, Pelatih Kairat Almaty: Kami Pantas Mendapatkan Setidaknya Satu Gol
JawaPos.com - Jika ada momen yang sempat memberi harapan bagi Kairat Almaty yang tertinggal 2-0 dari Real Madrid, itu terjadi ketika wasit Marco Guida menunjuk titik putih setelah menilai Dani Ceballos melakukan pelanggaran terhadap Jorginho di kotak penalti. Namun, harapan itu sirna setelah intervensi VAR.
Marco Di Bello, yang bertugas sebagai wasit VAR, meninjau ulang tayangan dan menemukan bahwa justru pemain Kairat-lah yang mencoba mencari keuntungan dengan menjatuhkan diri.
Keputusan diubah, penalti dibatalkan, dan Real Madrid malah mendapat tendangan bebas tidak langsung di area pertahanan mereka sendiri. Situasi ini membuat Los Blancos bisa menutup laga dengan lebih tenang hingga peluit akhir berbunyi.
Baca Juga: Real Madrid Gilas Kairat Almaty 5-0 di Liga Champions, Xabi Alonso: Kami Datang dengan Tujuan Jelas!
Usai pertandingan yang berakhir 5-0 untuk Real Madrid, pelatih Kairat, Rafael Urazbakhtin, mengakui keunggulan lawan. Ia menilai timnya seharusnya bisa mencetak “setidaknya satu gol” karena memiliki beberapa peluang, namun tetap gagal menembus gawang Madrid.
“Kami sudah berusaha. Kami pantas mendapatkan setidaknya satu gol, tetapi kami tidak bisa mencetak gol,” ujarnya dalam konferensi pers di Stadion Sentral Almaty, dikutip dari Mundo Deportivo.
Dalam konferensi pers di Stadion Sentral Almaty, Urazbakhtin menekankan bahwa perbedaan level antara klub Kazakhstan dan raksasa Spanyol sangat jelas, meski pengalaman bertemu tim sekelas Madrid dianggap sangat berharga.
Ia mengaku sempat puas dengan permainan timnya di menit-menit awal karena berani mencoba menyerang tanpa hanya membuang bola begitu saja.
Namun, ia juga menyoroti serangan balik Madrid yang menurutnya “luar biasa cepat” dan menyebut Kylian Mbappé—yang mencetak hattrick—sebagai pemain dengan kualitas berbeda.
Urazbakhtin menegaskan bahwa menghadapi tim sekelas Madrid berarti tidak boleh melakukan kesalahan, sebab mereka akan langsung menghukum setiap kelengahan.
“Anda tidak boleh membuat kesalahan melawan tim-tim ini. Mereka tidak kenal ampun,” tegasnya, mengingatkan dua gol pertama Madrid yang lahir dari blunder pertahanan Kairat.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
