Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 September 2025 | 19.54 WIB

Fulham Kalah 3-1 dari Aston Villa, Marco Silva Kritik Keputusan Wasit!

Marco Silva kritik keputusan wasit Premier League saat kontra Aston Villa. (@FulhamFC/X) - Image

Marco Silva kritik keputusan wasit Premier League saat kontra Aston Villa. (@FulhamFC/X)

JawaPos.com-Fulham gagal memanfaatkan peluang penting saat kalah 3-1 dari Aston Villa. Pelatih Marco Silva kritik keras keputusan wasit Premier League.

Marco Silva menilai ada ketidakadilan dalam penerapan aturan penalti yang kembali menjadi sorotan setelah insiden serupa sebelumnya. Pada awal pertandingan, Fulham mampu mencetak gol pembuka lewat Raul Jimenez pada menit ke-3.

Namun, Aston Villa akhirnya memenangi laga dengan skor 3-1 atas Fulham berkat gol Ollie Watkins pada menit ke-37, John McGinn pada menit ke-49, dan Emiliano Buendia pada menit ke-51.

Dilansir dari Daily Mail, Marco Silva meluapkan kekesalannya terhadap keputusan wasit Andrew Madley pada laga Fulham melawan Aston Villa. Silva menegaskan, Fulham seharusnya mendapatkan penalti setelah Josh King dijatuhkan Emi Martinez, tetapi malah diberikan kartu kuning karena dianggap diving.

“Dia pemain berbakat dan bukan tipe pemain yang suka curang. Ini merupakan momen di mana Josh seharusnya mendapat keputusan dari VAR, tetapi mereka kembali tidak memberikannya. Wasit (Andrew Madley) terlalu cepat memberikan kartu kuning,” tegas Silva.

Silva menegaskan bahwa tackle itu merupakan pelanggaran yang jelas di kotak penalti.

“Saya sudah melihat rekaman dan ini jelas. Dia dijatuhkan Martinez, 100 persen, tidak ada yang bisa bilang sebaliknya. Jika seorang pemain dijatuhkan kiper di dalam kotak penalti, 99 persen kasus merupakan penalti,” jelas Silva.

Kekecewaan Marco Silva tidak berhenti di situ. Pelatih berusia 48 tahun itu juga menyoroti insiden saat bola mengenai tangan Matty Cash yang seharusnya menjadi penalti.

Silva membandingkan keputusan itu dengan laga sebelumnya melawan Chelsea, di mana Ryan Sessegnon dianggap melakukan handball dan penalti diberikan.

“Cash tidak melakukannya dengan sengaja sama seperti yang dilakukan Sessegnon dan dianggap sebagai handball. Satu minggu penalti, minggu berikutnya tidak. Ini terlalu jelas untuk dibicarakan,” tegas Silva.

Kritikan Silva menyoroti isu konsistensi penerapan aturan di liga Inggris, terutama dalam keputusan penalti yang berdampak langsung pada hasil pertandingan. Fulham harus bangkit dari kekalahan itu untuk menjaga peluang mereka di klasemen Premier League.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore