Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 September 2025 | 17.32 WIB

Selebrasi Konyol Hugo Ekitike Tuai Kritik Arne Slot, Liverpool Rugi di Laga Premier League

Hugo Ekitike dapat kartu merah usai selebrasi, Arne Slot marah karena striker muda itu absen di Premier League. (tntsports.co.uk) - Image

Hugo Ekitike dapat kartu merah usai selebrasi, Arne Slot marah karena striker muda itu absen di Premier League. (tntsports.co.uk)

JawaPos.com-Liverpool melaju di EFL Cup setelah menang 2-1 atas Southampton, Rabu (24/9). Namun kemenangan itu ternoda oleh kartu merah konyol Hugo Ekitike.

Striker berusia 23 tahun itu mendapat dua kartu kuning, salah satunya akibat melepas kaus saat merayakan gol. Akibat ulahnya, Ekitike dipastikan absen di laga Premier League melawan Crystal Palace.

Pelatih Liverpool, Arne Slot, tidak bisa menyembunyikan kekesalannya. Dia menyebut tindakan Ekitike bodoh dan menilai sang striker seharusnya lebih bisa mengendalikan diri. Situasi ini membuat persiapan The Reds di Liga Inggris jauh dari ideal.

Liverpool sempat unggul lebih dulu lewat gol Alexander Isak, striker anyar yang baru bergabung musim panas lalu. Southampton kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-76 melalui Shea Charles.

Drama terjadi pada menit ke-85. Federico Chiesa melakukan aksi ciamik di sisi kiri, sebelum mengirim umpan matang yang dituntaskan Ekitike dari jarak dekat. Skor 2-1 untuk The Reds.

Namun, selebrasi gol justru menjadi bumerang. Ekitike melepas kausnya, padahal sudah mengantongi kartu kuning karena protes keras kepada wasit di babak kedua. Wasit Thomas Bramall langsung mengeluarkan kartu kuning kedua yang berarti kartu merah.

Tanggapan Arne Slot

Arne Slot dengan tegas menyalahkan tindakan Ekitike. “Saya pikir itu tindakan bodoh, bahkan kalaupun dia belum dapat kartu kuning. Cara dia merayakan gol sama sekali tidak masuk akal,” ujar Slot kepada Sky Sports.

Pelatih asal Belanda itu menambahkan bahwa gol tersebut lebih pantas dipuji karena assist Federico Chiesa ketimbang penyelesaian Ekitike.

“Kalau saya jadi dia, saya akan memeluk Chiesa. Karena gol itu lebih soal kerja keras Chiesa, bukan soal dirinya. Tapi itu mungkin saya yang old school,” imbuh Arne Slot.

Slot juga menilai kartu kuning pertama Ekitike sama-sama tidak perlu. “Dia harus bisa mengendalikan emosi. Menjadi nomor 9 memang sulit, tapi tidak berarti bisa protes berlebihan. Itu juga bodoh,” katanya.

Beberapa pemain Liverpool turut menyoroti sikap ceroboh Ekitike. Bek Andy Robertson menyebut aksi tersebut sebagai kesalahan besar.

“Kartu kuning pertama karena buang-buang bola, yang kedua karena buka baju. Sekarang dia absen di Premier League. Itu tindakan konyol, tapi dia masih muda dan akan belajar,” ujar Robertson.

Sementara Alexander Isak, pencetak gol pertama Liverpool, mencoba lebih bijak. “Saya yakin dia tidak sadar sudah dapat kartu kuning. Kadang dalam momen euforia gol, Anda lupa segalanya. Itu memang disayangkan,” ucap Isak.

Ekitike Minta Maaf

Usai laga, Ekitike langsung menuliskan permintaan maaf di media sosial. “Saya terlalu terbawa emosi saat mencetak gol. Maaf untuk seluruh keluarga besar Liverpool, rekan setim, dan suporter. Terima kasih sudah tetap mendukung,” tulis dia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore