Momen Hugo Ekitike mendapat kartu merah usai merayakan golnya. (Reuters/Phil Noble)
JawaPos.com – Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengungkapkan pendapatnya mengenai kartu merah yang diterima oleh Hugo Ekitike saat timnya meraih kemenangan 2-1 atas Southampton. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai tidak perlu dan bodoh.
Ekitike, yang baru saja masuk sebagai pemain pengganti, berhasil mencetak gol yang membawa Liverpool unggul dalam laga Carabao Cup di Anfield. Namun, ia harus menerima kartu kuning kedua setelah merayakan gol dengan melepas jerseynya.
Striker berusia 23 tahun itu sebelumnya telah mendapat kartu kuning pertama akibat protes kerasnya. Akibat dari perayaan gol yang berujung pada kartu kuning kedua, Ekitike terpaksa meninggalkan lapangan. Dengan demikian, ia akan absen dalam pertandingan tandang melawan Crystal Palace di Stadion Selhurst Park pada Sabtu (27/9) malam WIB.
"Itu tidak perlu dan bodoh (kartu merah Ekitike). Kartu kuning pertama juga tidak perlu (protes keras) dan sampai batas tertentu bodoh (selebrasi melepas jersey) karena Anda harus bisa mengendalikan emosi," ungkap Slot dalam konferensi pers usai pertandingan.
"Saya memahami betapa sulitnya menjadi penyerang ketika bek lawan bisa melakukan apa pun. Mengendalikan emosi adalah hal yang paling penting. Jika tidak bisa, lakukanlah dengan cara yang tidak berujung pada kartu kuning," lanjutnya.
"Saya katakan padanya, jika kamu mencetak gol di final Liga Champions pada menit ke-87 setelah melewati tiga pemain dan menembakkannya ke sudut atas gawang, mungkin saya bisa mengerti," sambungnya
"Saya belum pernah bermain di level ini, tetapi saya mencetak beberapa gol. Jika saya mencetak gol seperti itu, saya pasti akan berbalik dan menghampiri Federico Chiesa, lalu berkata: 'Gol ini tentang kamu, bukan tentang saya.' Kartu merah yang tidak perlu, tidak cerdas, kamu bisa bilang bodoh, saya juga langsung bilang bodoh," tegas Slot mengenai tindakan Ekitike.
Di sisi lain, Liverpool juga mengalami kerugian ketika Giovanni Leoni, rekrutan baru mereka, mengalami cedera di akhir babak kedua. Pemain berusia 18 tahun tersebut tampil menjanjikan dalam debutnya melawan Southampton.
"Kita harus menunggu sampai besok untuk mengecek kondisinya dan mungkin melakukan pemindaian MRI untuk mengetahui lebih lanjut tentang cederanya. Mari kita berharap yang terbaik untuk Leoni," tutup pelatih berusia 47 tahun tersebut.
Di pertandingan ini juga terjadi momen spesial dengan gol pertama Alexander Isak berseragam Liverpool. Chiesa berhasil memanfaatkan kesalahan umpan dari kiper lawan, kemudian mengirim bola ke area penalti, dan tendangan striker asal Swedia itu tidak mampu dihalau masuk ke gawang.
Dengan kartu merah yang diterima Ekitike, Isak kini dipastikan akan menjadi ujung tombak utama Liverpool saat menghadapi Palace. Ini akan menjadi kesempatan bagi sang penyerang untuk membuktikan kemampuannya sama seperti musim lalu.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
