Xabi Alonso Membela Kebijakan Rotasi di Tengah Ketegangan dengan Vinicius
JawaPos.com - Xabi Alonso kembali menegaskan sikapnya soal kebijakan rotasi pemain setelah muncul ketegangan dengan bintang Real Madrid, Vinicius Jr.
Pemain asal Brasil itu terlihat frustrasi lantaran belum sekalipun bermain penuh 90 menit musim ini, meski Madrid sedang melaju dengan hasil sempurna.
Vinicius, 25 tahun, sejatinya punya reputasi besar bersama Los Blancos. Ia mencetak gol penting di final Liga Champions yang dimenangkan Real Madrid pada 2022 dan 2024. Namun sejak Alonso datang menggantikan Carlo Ancelotti pada Juni lalu, menit bermainnya justru terpangkas.
Dari 12 pertandingan yang dipimpin Alonso, Vinicius 10 kali digantikan di tengah laga, sementara dua lainnya ia jalani dari bangku cadangan, termasuk duel pembuka Liga Champions kontra Olympique de Marseille pekan lalu.
Situasi ini semakin disorot usai laga melawan Espanyol pada Sabtu kemarin. Dalam pertandingan tersebut, Vinicius tampil impresif. Ia terus menjadi ancaman di sisi kiri, bekerja sama apik dengan Kylian Mbappe, bahkan memberi assist untuk gol rekannya itu.
Ia juga hampir mencetak gol lewat tendangan jarak dekat yang membentur tiang. Meski tampil dominan, Alonso tetap menariknya keluar. Vinicius pun meninggalkan lapangan dengan ekspresi kecewa.
Kontroversi makin memanas karena statistik menunjukkan Vinicius adalah pemain kedua Madrid yang paling banyak berkontribusi pada gol musim ini, tetapi hanya berada di peringkat ke-10 dalam hal menit bermain.
Menanggapi kritik soal kebijakannya, Alonso mencoba menurunkan tensi.
“Saya sendiri pernah menjadi pemain, dan ketika saya digantikan, saya juga tidak menyukainya. Saya rasa bukan masalah besar jika para pemain menunjukkan rasa frustrasi mereka,” kata Alonso dalam konferensi pers singkat jelang laga LaLiga melawan Levante, Selasa mendatang.
Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan bahwa musim masih panjang dan rotasi adalah kunci agar skuad tetap bugar.
“Saya senang dengan apa yang dilakukan Vinicius. Musim ini masih awal. Kami membutuhkan semua orang. Saya senang, dan kami bisa bermain lebih baik di sepertiga akhir,” tambahnya.
Meski ada dinamika internal antara pelatih dan pemain bintang, performa Real Madrid sejauh ini tidak terganggu. Los Blancos masih memuncaki klasemen LaLiga dengan 15 poin dari lima pertandingan, unggul dua angka atas rival utama mereka, Barcelona.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
