Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 September 2025 | 17.00 WIB

Verdonk Dihujani Kritik di Debut Lille, Suporter Indonesia Pasang Badan

Verdonk di hujani kritik di kolom komentar IG Losclille (Istimewa)

JawaPos.com - Calvin Verdonk menjalani debut yang penuh tekanan saat Lille tumbang 0-3 dari tuan rumah Lens di Stade Bollaert-Delelis. Bek kiri 28 tahun itu masuk pada menit ke-18 menggantikan Romain Perraud yang cedera, tetapi tak mampu mencegah gempuran tuan rumah.

Lens sudah unggul cepat melalui Wesley Said pada menit ke-28, disusul gol Florian Thauvin (43) dan Rayan Fofana (52) yang memastikan kemenangan telak. Verdonk sebenarnya bermain tidak buruk dalam debutnya, ia beberapa kali terlibat dalam serangan dan cukup baik dalam bertahan, namun tetap ada eror di laga debutnya. Meski begitu Verdonk mencatatkan rating hijau.

Di akun resmi klub, @losclille, komentar pedas dari sebagian fans tuan rumah langsung mengarah ke Verdonk.

“Catatan untuk genio: jangan pernah berbaris Verdonk lagi. TIDAK AKAN PERNAH LAGI.” Tulus akun mael_sl.

“Orang Indonesia dekat di sana dengan Verdonk, itu adalah salah satu yang terburuk hari ini, hanya Bouaddi yang merobek lapangan hari ini.” tulis akun ednmath
“Ini membuatku gila semua orang Indonesia yang mengatakan Verdonk adalah tim terbaik namun dia adalah yang terburuk bersama Mbemba.” Tulis akun antobrzz.

Komentar itu sebagian menyindir euforia pendukung Indonesia yang ikut meramaikan kolom komentar.

Tak tinggal diam, fans Indonesia membela pemain berdarah Indonesia-Belanda, Calvin Verdonk.

“mungkin verdonk karena debut pertama, dia sering salah pasing, terus telat turun, dan agak kurang ngotot, beda banget dengan verdonk yang biasa nya. tapi semoga di match berikut nya bisa membuktikan itu, karena kita tau, persaingan di tim ini keras banget, apa lagi sporter mreka disana sensi banget, messi aja mreka injak2 suruh pulang” akun dariuszb__ mencoba membela Verdonk.

“Bangga sebagai org Indonesia verdonk dapat rating hijau, the best verdonk.” tulis andre.saputra1234.

“Liat komen banyak sekali yg hujat loppy, dia kan baru debut perlu adaptasi dong. Aku yakin beliau ini pekerja keras selalu akan berusaha memperjuangkan tempat utama dan akan bermain ganas.” Dukung idn.hazel

Statistik dari pertandingan menunjukkan Lille sebenarnya sempat menguasai bola lebih lama, tetapi Lens jauh lebih efektif mengeksekusi peluang. Verdonk sendiri terlibat dalam beberapa duel dan blok penting, namun ritme Lens terlalu sulit dibendung.

Sebagai pemain yang sudah merasakan kompetisi Eropa bersama NEC Nijmegen, Verdonk jelas paham kerasnya kompetisi Eropa. Namun laga perdana di Ligue 1 melawan Lens memberi pelajaran, di Prancis, setiap sentuhan diawasi ketat.

Debut ini mungkin terasa pahit, tetapi seperti kata pepatah Jawa, alon-alon waton kelakon yang artinya pelan asal tercapai. Jika Verdonk bisa segera beradaptasi, kritik tajam malam ini bisa berubah jadi tepuk tangan pada laga-laga berikutnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore