
PSV Eindhoven kalah lawan Union Saint-Gilloise. (Dok. UEFA Champions League)
JawaPos.com - PSV Eindhoven harus mengalami kekalahan melawan Union Saint-Gilloise di pekan perdana Liga Champions. Laga yang berakhir dengan skor 1-3 tersebut dimainkan di Stadion Philips, Selasa (16/9).
Tim tuan rumah sudah tertinggal dua gol terlebih dahulu yang dicetak pemain Union Saint-Gilloise, Promise David dan Anouar Ait El Hadj. Di babak kedua, tim juara Liga Belgia tersebut kembali menambah keunggulan melalui gol yang dicetak Kevin Mac Allister. PSV hanya mampu mencetak satu gol di menit ke-90 melalui gol Ruben van Bommel.
Pelatih PSV Eindhoven, Peter Bosz mengungkapkan kekecewaannya karena kalah di laga perdana Liga Champions dan terjadi di depan pendukungnya sendiri. "Saya harus bilang, sungguh mengecewakan tidak memenangkan pertandingan kandang pertama," ucapnya setelah pertandingan kepada Ziggo Sport, Rabu (17/9).
Peter Bosz merasa anak asuhannya sering kalah dalam duel. Ditambah lagi, permainan PSV Eindhoven sangat buruk dan keberuntungan tidak berpihak kepada timnya. Namun, sang pelatih mengakui bahwa tim tamu memang pantas menang.
"Kami tidak kuat dalam duel. Ketika Anda tidak bermain bagus, terkadang keberuntungan berpihak pada Anda, tetapi itu tidak terjadi hari ini. Kami memiliki beberapa peluang bagus di babak pertama, tetapi kami tidak memanfaatkannya."
"Dan kemudian kami kebobolan penalti setelah hanya sembilan menit. Dalam hal itu, keberuntungan berpihak pada mereka. Tetapi secara keseluruhan, saya pikir mereka pantas menang," kata Peter Bosz.
Kritikan dilontarkan gelandang PSV, Joey Veerman yang merasa bahwa timnya tidak berani meminta bola. Bagi Peter Bosz, dia tidak menyetujui kritik dari pemainnya itu.
"Dan tanpa bermaksud menyinggung Joey, mengatakan hal-hal seperti itu tepat setelah pertandingan... Saya rasa para pemain tidak takut mendapatkan bola. Kita semua punya pemain sepak bola dalam satu tim. Kita bisa bermain dengan sangat baik," jelas Peter Bosz.
Meski meraih kekalahan, pelatih asal Belanda itu tidak merasa panik. "Ini tahun ketiga saya di PSV, tahun ketiga saya bermain di Liga Champions, dan tahun ketiga kami kalah di pertandingan pertama. Dua tahun sebelumnya berjalan baik," pungkas Peter Bosz.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
