Kevin Diks melakukan lemparan ke dalam pada laga Borussia Monchengladbach vs SV Werder Bremen. (Instagram borussia)
JawaPos.com - Di hadapan 50 ribu penonton di Borussia-Park, Borussia Mönchengladbach harus menanggung malam yang pahit. Bermain di kandang sendiri, mereka dihantam SV Werder Bremen dengan skor telak 0-4 pada lanjutan Bundesliga, Minggu (14/9).
Hasil ini menambah tekanan bagi Gladbach yang masih mencari konsistensi awal musim, sementara Bremen pulang dengan kepercayaan diri penuh.
Pertandingan sejatinya dimulai dengan tempo tinggi. Tuan rumah sempat lebih banyak menguasai bola dengan mencatat 55 persen penguasaan dan melepaskan total 19 percobaan tembakan. Namun, dominasi itu tak berbuah apa-apa. Justru tim tamu yang tampil efisien memanfaatkan setiap celah pertahanan lawan.
Gol pembuka datang pada menit ke-15 melalui Samuel Mbangula. Penyerang Bremen itu menerima umpan Yukinari Sugawara dan melepaskan tembakan keras ke sudut kanan atas gawang Moritz Nicolas. Hanya sebelas menit berselang, Jens Stage menggandakan keunggulan dengan sepakan kaki kanan yang tak mampu dihalau kiper Gladbach. Babak pertama ditutup dengan skor 0-2, meninggalkan tuan rumah dalam tekanan besar.
Upaya Gladbach membalik keadaan di babak kedua justru berakhir petaka. Pada menit ke-73, wasit menunjuk titik putih setelah pemain timnas Indonesia, Kevin Diks, melanggar Samuel Mbangula di kotak terlarang. Romano Schmid menuntaskan eksekusi penalti dengan tenang untuk membuat kedudukan 0-3.
Bukannya mengejar, Gladbach kembali kebobolan pada menit ke-81. Justin Njinmah, memanfaatkan umpan terobosan Victor Boniface, menutup pesta Bremen dengan sepakan kaki kanan ke pojok bawah gawang. Skor 0-4 bertahan hingga peluit akhir.
Statistik akhir menyoroti ironi tuan rumah. Dengan 19 percobaan dan sembilan tendangan sudut, mereka hanya mencatat tiga tembakan tepat sasaran dan semuanya digagalkan kiper muda Bremen, Mio Backhaus. Sebaliknya, Bremen yang hanya melepaskan 12 percobaan berhasil mengonversi tujuh tembakan ke arah gawang, empat di antaranya berbuah gol.
Laga ini menarik bagi publik sepak bola tanah air, karena ada kehadiran Kevin Diks. Bek kanan yang baru saja memperkuat Timnas Indonesia di level internasional tampil penuh semangat, sempat mengancam lewat sundulan pada menit ke-86 yang diselamatkan Backhaus. Namun, malam itu pertahanan Bremen terlalu rapat, dan kesalahan Diks yang berujung penalti menjadi sorotan tersendiri.
Kekalahan telak ini memperpanjang tren negatif Borussia Monchengladbach yang masih kesulitan menjaga soliditas lini belakang. Sementara itu, Werder Bremen menunjukkan performa yang kian meyakinkan dengan serangan cepat dan koordinasi lini tengah yang rapi, sebuah peringatan bagi pesaing Bundesliga lainnya.
Bagi Gladbach, pekerjaan rumah jelas menumpuk, mulai dari efektivitas penyelesaian akhir hingga disiplin bertahan. Bagi Bremen, kemenangan 4-0 di markas lawan bukan sekadar tiga poin, tetapi juga pernyataan ambisi mereka musim ini. Dan, bagi publik Indonesia, laga ini tetap menjadi catatan penting, Kevin Diks terus mengasah kemampuan di panggung tertinggi sepak bola Jerman, meski kali ini harus menelan kekalahan pahit bersama klubnya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
