Xabi Alonso memberi kritik atas kinerja wasit La Liga musim ini
JawaPos.com - Real Madrid berhasil mengantongi kemenangan keempat mereka musim ini setelah menundukkan Real Sociedad 2-1 di Reale Arena. Namun, kemenangan itu dibumbui kontroversi wasit yang membuat Xabi Alonso angkat bicara.
Gol cepat Kylian Mbappe sempat membawa Los Blancos unggul, meski sebelumnya gol Arda Güler dianulir.
Pertandingan kemudian memanas saat Dean Huijsen diusir wasit Gil Manzano pada menit ke-30 karena dianggap melakukan pelanggaran terakhir terhadap Mikel Oyarzabal.
Banyak yang menilai keputusan itu berlebihan, mengingat jarak pelanggaran sekitar 40 yard dari gawang dan Eder Militao berada dalam posisi mengawal.
Meski bermain dengan sepuluh orang, Madrid tetap mampu menggandakan keunggulan melalui Güler sebelum turun minum.
Sociedad sempat memperkecil lewat penalti di awal babak kedua, namun ketangguhan Madrid membuat mereka pulang dengan tiga poin penuh.
Melansir AS, Alonso, yang terlihat emosional di pinggir lapangan, menyampaikan ketidakpuasannya seusai laga.
"Bagi saya, itu kartu kuning; Mili hampir saja mengenai sasaran dan bola tidak terkontrol. Menonton tayangan ulangnya, saya tidak berubah pikiran. Saya bertanya, dia memberi penjelasannya, dan saya tidak yakin. Dan saya akan berhenti membahasnya," ujar Alonso.
Ia menegaskan bahwa momen tersebut jelas mengubah jalannya pertandingan.
"Konteks pertandingan berubah, dan kami bermain dengan 10 pemain selama 60 menit. Kami memiliki peluang dan mencetak gol kedua, untuk memberi kami keunggulan. Tim tahu bagaimana berkorban, mereka murah hati dalam upaya mereka. Menang di Anoeta selalu sangat sulit, dan hari ini, bahkan lebih sulit lagi," tegasnya.
Saat ditanya mengenai VAR yang tidak ikut campur, Alonso menambahkan.
"Ketika ada kesalahan yang jelas, saya suka intervensi VAR; ketika tidak ada kesalahan, saya mengerti seharusnya tidak perlu. Saya tidak ingin mempermasalahkan wasit. Sudah waktunya untuk melupakannya."
Meski kecewa dengan kartu merah, Alonso tetap memberi dukungan kepada Huijsen.
"Dia lega. Jelas marah, tapi lega karena menang. Tindakan-tindakan itu sebenarnya bisa dihindari; terlalu banyak yard dan Oyarzabal tidak menguasai bola. Isyarat itu seharusnya bisa diperbaiki," kata sang pelatih.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
