
Ange Postecoglou mengangkat trofi Europa League 2024-2025. (Dok. UEFA)
JawaPos.com-Tim juara Liga Champions dua kali asal Inggris Nottingham Forest memecat sang pelatih Nuno Espirito Santo pada Selasa (9/9). Selama 73 laga menangani Forest, pelatih asal Portugal itu membawa Forest pada 28 kemenangan, 20 imbang, dan 25 kalah.
Capaian Nuno terbaik bersama Forest terjadi musim 2024-2025 lalu. Yakni finis posisi tujuh Liga Inggris dan menapak semifinal Piala FA.
Sebagai gantinya, eks pelatih Tottenham Hotspur Ange Postecoglou yang akan duduk sebagai arsitek tim. Postecoglou adalah pelatih yang membawa Tottenham meraih trofi Europa League musim lalu.
“Kepindahan ini diperkirakan akan dikonfirmasi dalam 24 jam ke depan. Postecoglou akan berada di bangku cadangan untuk laga Forest lawan Arsenal di Liga Inggris Sabtu (13/9). Pelatih asal Australia ini akan bergabung dengan beberapa mantan staf kepelatihannya di Tottenham,” tulis The Athletic.
Postecoglou menganggur sejak meninggalkan Tottenham. Pelatih 60 tahun itu sebetulnya telah dihubungi klub Liga Premier Arab Al Ahli. Namun nyatanya Postecoglou tidak tertarik dengan jabatan itu.
Daily Mail menulis sebetulnya Brentford juga meminati Postecoglou. Namun kemudian klub berjuluk The Bees itu menunjuk Keith Andrews untuk menggantikan Thomas Frank yang bergabung dengan Tottenham.
Pemecatan Postecoglou memang mengejutkan. Sebab eks pelatih timnas Australia itu membawa klub London utara tersebut meraih trofi besar pertama dalam 17 tahun dengan kemenangan atas Manchester United di final Europa League.
Namun, aib di kancah domestik, di mana Tottenham finis di peringkat ke-17 musim 2024-2025 menyebabkan klub tetap memecatnya. Noda lainnya yaitu Tottenham kalah 22 kali dalam 38 laga di Liga Inggris. Dan catatan itu menjadi rekor kekalahan terbanyak satu tim periode 2024-2025 lalu.
Dikutip dari ESPN, owner Forest Evangelos Marinakis, baru-baru ini memuji Postecoglou, yang memiliki warisan Yunani. Selain faktor prestasi, kesamaan latar belakang Yunani membuat Postecoglou jadi kandidat terkuat.
"Yang ingin saya katakan tentang Ange adalah dia berbicara tentang Yunani berkali-kali. Dia bangga menjadi orang Yunani dan dalam kesuksesan besar yang diraihnya bersama Tottenham menjuarai Europa League, dia juga berbicara tentang Yunani," kata Marinakis.
"Dia seorang pria yang tidak menyembunyikan asal-usulnya dan bangga akan hal itu. Apa yang dia capai, dia lakukan bersama tim yang belum pernah memenangkan gelar apa pun, tim tersebut telah mengalami masa-masa sulit dalam beberapa tahun terakhir. Dalam kesuksesan besar yang disaksikan seluruh dunia ini, dia mempromosikan Yunani,” lanjut Marinakis.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
