Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 September 2025 | 00.47 WIB

Mauricio Pochettino Buka Suara Soal Konfliknya dengan Christian Pulisic di Timnas Amerika Serikat

Mauricio Pochettino (kiri) dan Christian Pulisic menjadi tulang punggun timnas Amerika Serikat. (John Dorton/ISI Photos/USSF) - Image

Mauricio Pochettino (kiri) dan Christian Pulisic menjadi tulang punggun timnas Amerika Serikat. (John Dorton/ISI Photos/USSF)

JawaPos.com–Pelatih kepala timnas Amerika Serikat Mauricio Pochettino akhirnya buka suara soal perselisihannya dengan Christian Pulisic. Pemain AC Milan tersebut kembali berseragam The Yanks di jeda internasional September ini.

Dipanggilnya Pulisic kembali ke skuad timnas Amerika Serikat menandakan konflik keduanya telah usai. Dikabarkan ada ketegangan, saat Pulisic tidak masuk skuad Amerika Serikat di Piala Emas Concacaf yang berakhir menjadi runner-up pada kompetisi tersebut.

“Bagi saya, itu sudah masa lalu. Hal seperti ini memang (sering) terjadi (dalam sebuah tim), kita terkadang membuat kesalahan karena memiliki pandangan yang berbeda,” jelas pelatih 53 tahun ini soal membaiknya hubungan dengan pemain yang dijuluki Captain America itu.

Walau Pulisic sudah membela The Yanks di jeda internasional September ini, Puchettino mengungkap, dia belum berbicara secara langsung dengan winger AC Milan tersebut. 

"Itu sudah berlalu, dan kita bisa melihatnya sekarang dengan pemain yang berbeda. Christian (Pulisic) senang berada di sini, tentu saja, dia pemain penting bagi kami, dan saya pikir ini tentang membangun tim untuk Piala Dunia," ujar Mauricio Pochettino.

“Saya rasa saat suasananya sedang bagus (dalam tim). Semuanya (konflik dan masalah) telah berlalu. Hal terpenting dalam situasi ini adalah kita semua ingin terus maju dan melakukan hal yang benar, ini tentang menjadi cerdas," kata Pochettino.

Walaupun Pulisic belum berbicara kepada media soal comeback ke skuad timnas Amerika Serikat, tetapi dia telah berinteraksi dengan penggemar di sesi latihan dan berfoto dengan legenda hidup The Yanks yang kini melatih New York Red Bulls II, Michael Bradley.

Penyerang serba bisa berusia 26 tahun ini merupakan pemain kunci dalam skuad Pochettino mengingat kesuksesan penampilan individu Pulisic bersama AC Milan. Selama dua musim beruntun Captain America memainkan 50 pertandingan berseragam Rossoneri.

Pada 2023/2024, dia mencatatkan 16 gol dan 10 asis. Kemudian 2024/2025, pesepak bola lulusan akademi Borrusia Dortmund ini membukukan 17 gol dan 10 asis.

Dia adalah pemain terbaik Amerika Serikat yang bermain di sepak bola Eropa saat ini. Tidak ada salahnya untuk Pochettino berdamai memanggilnya kembali ke skuad The Yanks.

Bersama Milan 2025/2026, Pulisic sudah memainkan tiga pertandingan dengan menyumbangkan dua gol. Perjalanan masih panjang untuk kembali mengulang kesuksesan dua musim sebelumnya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore