
Kapten Timnas Inggris Harry Kane. (Dok. Instagram England)
JawaPos.com-Timnas Inggris boleh saja mengantongi tiga poin penuh saat menjamu Andorra di Villa Park, Sabtu (6/9). Namun performa mereka kembali menuai kritik tajam.
Roy Keane, menilai The Three Lions tampil lesu dan kembali pada kebiasaan lama mereka meski menang unggul 2-0. Laga tersebut menjadi partai perdana Inggris di Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah libur musim panas.
Thomas Tuchel menurunkan komposisi terbaiknya melawan tim peringkat 174 FIFA itu. Namun, meski unggul lewat gol bunuh diri Andorra di babak pertama dan disusul sontekan Declan Rice, permainan Harry Kane dkk dinilai jauh dari meyakinkan.
Keane menegaskan, Tuchel pasti kecewa dengan performa anak asuhnya.
"Saya rasa manajer (Tuchel) tidak terlalu senang di akhir pertandingan. Saya pikir dia akan frustrasi lagi dengan babak kedua. Kita bicara soal standar tinggi dan membangun kebiasaan bagus para pemain," ujar Keane dikutip dari Daily Mail Sport.
sementara itu, Harry Kane mengungkapkan bahwa Inggris kembali jatuh ke pola lama yang membosankan.
"Saya masih pikir Inggris kembali ke cara lama malam ini. Khususnya di babak kedua. Umpan ke samping, ke belakang. Kita lihat dua gol, terutama yang kedua, datang dari sebuah umpan silang. Mereka harus lebih sering melakukan itu. Jangan bikin permainan jadi rumit," tegas Kane.
Penyerang Bayern Munchen itu menyoroti bagaimana Inggris terlalu pasif padahal punya segudang talenta ofensif.
"Apalagi kalau Anda punya pemain seperti Reece James dengan bola di kakinya. Gol kedua sangat sederhana. Sentuhan pertama bagus, lalu Declan Rice tinggal menyelesaikannya. Keindahan dari umpan silang itu, bek Andorra terbiasa menghadapi bola di depan mereka," tambah Kane.
Kane pun mengingatkan bahwa banyak gol di level tertinggi datang dari situasi umpan silang termasuk dari rekan setimnya.
"Saya menonton semua level sepak bola. Jumlah gol yang tercipta dari umpan silang sangat banyak. Dua gol Inggris hari ini juga berasal dari itu. Jadi jangan ragu untuk mengirim bola ke kotak penalti," kata Kane.
Meski kemenangan ini membawa Inggris selangkah lebih dekat ke Piala Dunia 2026, kritik Kane seolah menjadi peringatan keras bagi Tuchel. Inggris masih harus membuktikan bahwa mereka bisa tampil lebih agresif dan klinis melawan lawan-lawan yang lebih tangguh pada pertandingan berikutnya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
