Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 September 2025 | 17.03 WIB

Luis Suarez Resmi Dijatuhi Hukuman Enam Larangan Pertandingan Setelah Meludahi Staff Seattle Sounders

Insiden Luis Suarez dan Steven Lenhart setelah pertandingan final Piala Liga. (AP Photo)

 

JawaPos.com – Striker Inter Miami, Luis Suarez, telah diberi hukuman larangan bermain selama enam pertandingan oleh Panitia Penyelenggara Piala Liga karena meludahi seorang staf Seattle Sounders setelah final Piala Liga pada Senin (1/9) lalu.

Sounders berhasil membantai Inter Miami dengan skor 3-0 dan insiden tersebut terjadi setelah peluit akhir dibunyikan. Walaupun sempat ditahan oleh rekan setim dan pelatih sebelum meludahi anggota staf tim lawan.

Selain insiden striker Uruguay itu, pemain Inter Miami lainnya, Sergio Busquets, juga sempat melayangkan pukulan kepada Obed Vargas selaku gelandang Seattle. Sementara Tomas Aviles juga terlibat dalam pertarungan ini.

Busquets menyusul dengan hukuman larangan bermain sebanyak dua laga dan Aviles mendapat larangan tiga pertandingan karena tindakan kekerasan yang dilakukan. Sementara staff Sounders, Steven Lenhart, juga mendapat hukuman lima kali larangan masuk lapangan.

"Sesuai dengan Peraturan Piala Liga, keempat individu (Suarez, Busquets, Aviles, dan Varga) yang terkena sanksi juga akan menerima denda atas tindakan (insiden) mereka. Semua skorsing harus dijalani di kompetisi Piala Liga musim depan hingga tuntas," demikian pernyataan komite.

"Major League Soccer (MLS) juga berhak untuk menjatuhkan tindakan disipliner lebih lanjut kepada para pemain dan staf pelatih (Seattle, Steven Lenhart) yang terlibat," tambah laporan tersebut.

Tetapi, jajaran staf dan petinggi MLS belum membuat pengumuman dan keputusan resmi mengenai penangguhan tambahan apa pun terkait siapapun yang terlibat dalam insiden tersebut.

Melalui media sosial pribadinya, Suarez telah meminta maaf atas perilakunya setelah pertandingan final, dengan mengunggah pernyataan di Instagram storiesnya.

"Momen itu penuh ketegangan dan rasa frustrasi, di mana tepat setelah pertandingan berakhir, terjadi hal-hal yang seharusnya tidak terjadi, tetapi hal itu tidak membenarkan reaksi saya," tulisnya.

"Saya membuat kesalahan dan dengan tulus meminta maaf. Ini bukan citra yang ingin saya tunjukkan di depan keluarga saya, yang ikut menderita karena kesalahan saya, di depan klub saya, yang juga tidak pantas terdampak oleh hal seperti ini," pungkasnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore