Mees Hilgers tetap bertahan bersama FC Twente. (Dok Twente)
JawaPos.com - Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, harus menerima kenyataan pahit setelah kepindahannya ke klub Ligue 1 Prancis, Stade Brest, resmi batal.
Menurut laporan jurnalis Belanda Jeroen Kapteijn serta konfirmasi dari French Football Federation, transfer tersebut kandas karena masalah waktu untuk melakukan tes medis.
Tes medis tidak dapat dilakukan karena pukul 20.00 batas akhir untuk melakukan pendaftaran.
Padahal, Twente dan Stade Brest sudah mencapai kesepakatan untuk peminjaman Hilgers dengan opsi pembelian permanen di akhir musim.
Namun, proses administrasi dan tes medis yang seharusnya menjadi langkah terakhir tak sempat dijalankan. Situasi semakin rumit karena tenggat waktu bursa transfer tinggal hitungan menit.
Kesempatan yang sudah terbuka lebar pun akhirnya tertutup begitu saja.
Hilgers pun dipastikan tetap berseragam Twente, klub yang telah membesarkan namanya sejak awal karier profesionalnya.
Kegagalan transfer ini tak luput dari perhatian para penggemar. Akun Instagram @idn_abroad melalui kolom komentar di unggahan @perprektivefootball.id menulis, “Nyampene bener-bener mepet min cuma 30 menit sebelum deadline, dan situasi sulit untuk Mees. Semoga perpanjang dulu lah di Twente.”
Komentar tersebut menggambarkan perasaan campur aduk fans Indonesia terhadap nasib Hilgers. Di satu sisi, mereka kecewa karena gagal melihat sang bek bermain di top five Liga Eropa.
Namun, di sisi lain, bertahannya Hilgers di Twente bisa menjadi kabar baik karena ia akan tetap mendapat menit bermain reguler di Eredivisie.
Twente sendiri kabarnya sudah menyiapkan perpanjangan kontrak bagi Hilgers hingga 2027.
Sebelumnya FC Twente sudah mendatangkan bek Stav Levkin, bek berusia 22 tahun asal Israel, dari klub Ukraina Shaktar Donetsk.
Ia akan memperebutkan posisinya sebagai pemain inti di lini belakang dengan Stav Levkin, Max Bruns, dan Robins Proppers.
Keputusan bertahan di FC Twente saat ini dianggap sebagai pilihan terbaik untuk Mees Hilgers, mengingat peran vital sang pemain di lini pertahanan klub asal Enschede tersebut.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
