Ruben Amorim (X/@DxBruyneSZN)
JawaPos.com- Manchester United kembali jadi sorotan setelah tersingkir memalukan dari Carabao Cup usai dikalahkan tim League Two, Grimsby Town. Kekalahan itu semakin menegaskan betapa sulitnya situasi Ruben Amorim, yang kini dinilai sebagai manajer terburuk Setan Merah sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson pada 2013.
Sejak Ferguson mundur sebagai juara Liga Inggris, United sudah menunjuk tujuh pelatih berbeda. Namun, alih-alih menemukan penerus yang tepat, klub justru terjebak dalam lingkaran kegagalan, salah urus transfer, dan keputusan manajerial yang keliru.
Ruben Amorim masuk daftar paling bawah dalam peringkat manajer pasca-Ferguson. Padahal, ia sempat disebut sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa. Datang dengan modal lebih dari GBP 300 juta untuk belanja pemain, Amorim justru membawa United terpuruk.
Musim lalu, ia hanya mampu finis di peringkat 15 Premier League dengan 18 kekalahan dan selisih gol minus 10. Situasi makin parah ketika ia gagal membawa United juara Liga Europa meski sudah menembus final.
Filosofi 3-4-2-1 yang ia terapkan dinilai menjadi bumerang. Amorim dianggap keras kepala, sulit beradaptasi, dan gagal memaksimalkan skuad bernilai GBP 800 juta yang penuh pemain internasional.
Setelah Amorim, David Moyes menempati posisi enam. Meski membawa warisan skuad juara, Moyes hanya bertahan 10 bulan sebelum dipecat. Ralf Rangnick ada di posisi lima, datang dengan label gegenpressing tetapi gagal memperbaiki performa dan akhirnya pergi tanpa sempat menjadi konsultan.
Louis van Gaal menempati peringkat empat. Meski menghadirkan FA Cup, gaya bermainnya dianggap membosankan. Erik ten Hag berada di posisi tiga: sempat memberi harapan dengan Piala Liga dan FA Cup, namun gagal menjaga konsistensi hingga akhirnya dipecat.
Di posisi dua ada Ole Gunnar Solskjaer. Meski tidak meraih trofi besar, United justru memainkan sepak bola terbaik pasca-Ferguson di bawah arahannya, termasuk comeback ikonik di Liga Champions melawan PSG.
Sementara itu, peringkat satu ditempati Jose Mourinho. The Special One dianggap sebagai manajer tersukses United era modern, dengan koleksi trofi Liga Europa dan Piala Liga, serta membawa kembali klub ke Liga Champions.
Kegagalan Amorim memperlihatkan pola berulang di Old Trafford manajer baru diberi dana besar, gagal memenuhi ekspektasi, lalu klub kembali terjebak dalam proses rekonstruksi yang tidak pernah tuntas.
Kini, dengan performa tim yang buruk dan tekanan publik semakin besar, masa depan Amorim di kursi manajer United tinggal menunggu waktu. Namun, bila benar-benar dipecat, kompensasi besar yang harus dibayar manajemen bisa membuat klub semakin pusing.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Prediksi Skor Lecce vs Roma di Liga Italia: Misi I Giallorossi Curi 3 Poin di Stadio Via del Mare!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Celta Vigo vs Athletic Bilbao: Masih Tumpul, Los Leones Terancam Gagal Menang Lagi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG Karena Tak Penuhi SLHS, Ini Data Rinciannya
