
Pemain Borussia Dortmund Jobe Bellingham. (Instagram/@jobebellingham)
JawaPos.com-Pertandingan pembuka Bundesliga antara Borussia Dortmund melawan St. Pauli pada Sabtu, (23/8), menyisakan cerita di luar lapangan. Jobe Bellingham, pemain muda berusia 19 tahun sekaligus adik dari Jude Bellingham, dipercaya tampil sejak menit awal.
Insiden ini terjadi setelah Dortmund gagal mempertahankan keunggulan 3-1 dan harus puas bermain imbang 3-3 melawan St Pauli. Kabar yang beredar menyebutkan, Mark dan istrinya, Denise, tidak senang sejak awal karena Jobe diganti terlalu cepat. Keduanya lalu menunggu di lorong dan langsung mencegat petinggi klub untuk meluapkan amarahnya.
Dilansir melalui laman Daily Mail, Mark, yang juga menjadi penasihat Jobe, terlibat dalam diskusi yang emosional dengan direktur olahraga Dortmund Sebastian Kehl. Laporan tersebut mengklaim bahwa Mark mengungkapkan kekesalannya tentang pergantian pemain dan performa tim secara keseluruhan.
Bahkan, harian BILD menambahkan bahwa Mark Bellingham mencoba menemui pelatih Niko Kovac secara langsung dan tidak menutupi pendapatnya. Amarahnya semakin memuncak karena Jobe, yang diboyong dengan mahar fantastis, tidak diberi kesempatan lebih. Meski begitu, pihak klub melalui Direktur Pelaksana Lars Ricken mencoba mendinginkan suasana.
"Kami mendapatkan Jobe Bellingham karena kami membangun hubungan kepercayaan dengan orang tuanya selama bertahun-tahun. Saat itu, keluarga mereka sengaja datang untuk pertandingan Bundesliga pertama putra mereka dan ingin bertemu Jobe setelah pertandingan," kata Ricken kepada Sky90 The Fooball Debate, dikutip melalui laman Daily Mail, Selasa (26/8).
Jobe, yang baru berusia 19 tahun, didatangkan Dortmund dari Sunderland dengan biaya transfer mencapai £32 juta. Laga melawan St Pauli seharusnya menjadi momen spesial karena itu adalah debutnya di Bundesliga.
Sayang, hanya 45 menit dia berada di lapangan sebelum ditarik keluar pelatih Kovac, yang menilai penampilannya kurang efektif. Keputusan itu menjadi salah satu alasan mengapa Dortmund harus kehilangan momentum dan akhirnya kebobolan dua gol di menit-menit akhir.
"Ketika Anda sudah unggul 3-1, Anda tidak boleh bermain 3-3, bahkan melawan tim bagus seperti St Pauli," ujar Kovac, dikutip melalui laman Daily Mail.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
