Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Agustus 2025 | 03.16 WIB

Orang Tua Jobe Bellingham Dilarang Masuk Ruang Ganti Borussia Dortmund Usai Laga vs St Pauli

Pemain Borussia Dortmund Jobe Bellingham. (Instagram/@jobebellingham) - Image

Pemain Borussia Dortmund Jobe Bellingham. (Instagram/@jobebellingham)

JawaPos.com-Pertandingan pembuka Bundesliga antara Borussia Dortmund melawan St. Pauli pada Sabtu, (23/8), menyisakan cerita di luar lapangan. Jobe Bellingham, pemain muda berusia 19 tahun sekaligus adik dari Jude Bellingham, dipercaya tampil sejak menit awal.

Insiden ini terjadi setelah Dortmund gagal mempertahankan keunggulan 3-1 dan harus puas bermain imbang 3-3 melawan St Pauli. Kabar yang beredar menyebutkan, Mark dan istrinya, Denise, tidak senang sejak awal karena Jobe diganti terlalu cepat. Keduanya lalu menunggu di lorong dan langsung mencegat petinggi klub untuk meluapkan amarahnya.

Dilansir melalui laman Daily Mail, Mark, yang juga menjadi penasihat Jobe, terlibat dalam diskusi yang emosional dengan direktur olahraga Dortmund Sebastian Kehl. Laporan tersebut mengklaim bahwa Mark mengungkapkan kekesalannya tentang pergantian pemain dan performa tim secara keseluruhan.

Bahkan, harian BILD menambahkan bahwa Mark Bellingham mencoba menemui pelatih Niko Kovac secara langsung dan tidak menutupi pendapatnya. Amarahnya semakin memuncak karena Jobe, yang diboyong dengan mahar fantastis, tidak diberi kesempatan lebih. Meski begitu, pihak klub melalui Direktur Pelaksana Lars Ricken mencoba mendinginkan suasana.

"Kami mendapatkan Jobe Bellingham karena kami membangun hubungan kepercayaan dengan orang tuanya selama bertahun-tahun. Saat itu, keluarga mereka sengaja datang untuk pertandingan Bundesliga pertama putra mereka dan ingin bertemu Jobe setelah pertandingan," kata Ricken kepada Sky90 The Fooball Debate, dikutip melalui laman Daily Mail, Selasa (26/8).

Jobe, yang baru berusia 19 tahun, didatangkan Dortmund dari Sunderland dengan biaya transfer mencapai £32 juta. Laga melawan St Pauli seharusnya menjadi momen spesial karena itu adalah debutnya di Bundesliga.

Sayang, hanya 45 menit dia berada di lapangan sebelum ditarik keluar pelatih Kovac, yang menilai penampilannya kurang efektif. Keputusan itu menjadi salah satu alasan mengapa Dortmund harus kehilangan momentum dan akhirnya kebobolan dua gol di menit-menit akhir.

"Ketika Anda sudah unggul 3-1, Anda tidak boleh bermain 3-3, bahkan melawan tim bagus seperti St Pauli," ujar Kovac, dikutip melalui laman Daily Mail.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore