David dea Gea bersama Bruno Fernandes di Stadion Old Trafford. (Instagram De Gea)
JawaPos.Com - Manchester United dihadapkan pada situasi pelik menjelang musim 2025/2026, di mana krisis sektor penjaga gawang menjadi kunci penurunan performa Setan Merah hingga berujung keinginan memulangkan kembali David de Gea, sayangnya berujung pada penolakan.
Krisis bermula dari Andre Onana yang performanya dianggap menurun dan akhirnya dibangkucadangkan oleh pelatih Ruben Amorim, meskipun dikabarkan juga mengalami cedera hamstring. Dilansir dari Kanal YouTube Cetakgol IDN pada Jumat (22/8).
Penurunan performa Onana membuat Manchester United mencoba kiper lain seperti Altai Bayindir, meski dirinya justru mendapatkan kritikan tajam dari legenda klub, Rio Ferdinand dan Roy Keane,
Pnampilannya dianggap buruk dan tidak meyakinkan. Situasi semakin parah karena kiper ketiga, Tom Heaton, berencana untuk meninggalkan klub, sehingga Man United tidak memiliki opsi lain yang dapat diandalkan.
Setelah upaya untuk mendapatkan Gianluigi Donnarumma dan Emiliano Martinez gagal, manajemen Manchester United melihat David de Gea sebagai jawaban yang paling mudah dan logis.
De Gea dianggap memiliki rekam jejak solid dan terbukti mampu menjadi kiper andalan dan membuatnya menjadi target utama untuk memulangkan kembali. Selain itu, ada klausul pembelian kembali yang terjangkau, membuat tawaran ini semakin menarik bagi klub yang sedang terdesak tersebut.
Di luar dugaan, De Gea memutuskan menolak tawaran menggiurkan untuk kembali ke Old Trafford, meskipun statistiknya dianggap lebih baik daripada Onana. Alasan penolakan De Gea karena memilih untuk tetap setia bersama klubnya saat ini, Fiorentina.
"Saya tahu banyak orang bertanya apakah saya ingin kembali ke Man United. Saya selalu bilang bahwa saya baik-baik saja di sini (Fiorentina)," ujar De Gea.
“Aku menolak tawaran dari klub-klub Inggris karena setelah bertahun-tahun bermain untuk Manchester United, saya tidak tertarik membela klub lain di Inggris,” tambah De Gea.
Meskipun tidak kembali, De Gea tetap menunjukkan dukungannya kepada mantan klubnya itu dengan menyatakan harapan agar Manchester United bisa bangkit dan meraih kesuksesan di masa mendatang bersama pelatih dan para pemain baru.
Penolakan De Gea membuat Manchester United panik, karena opsi kiper berkualitas di bursa transfer menjadi sangat terbatas. Keputusan ini juga memicu kritik dari legenda klub seperti Gary Neville, yang mengeluhkan kurangnya prioritas manajemen dalam mencari kiper tangguh.
Akhirnya, video ini menyebutkan bahwa Manchester United mengalihkan target mereka kepada Saint-Lemens, seorang kiper modern dengan kemampuan yang menjanjikan, meskipun mereka harus bersaing ketat dengan Inter Milan untuk mendapatkan tanda tangannya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
