
Selebrasi Viktor Gyokeres saat merayakan gol perdananya untuk Arsenal di laga uji coba kontra Athletic Bilbao. (Daily Mail)
JawaPos.com - Debut Viktor Gyokeres di Premier League bersama Arsenal belum mampu mengesankan. Penyerang anyar yang ditebus dengan mahar fantastis GBP 63 juta dari Sporting CP itu gagal mencatatkan satu pun tembakan saat The Gunners menang tipis 1-0 atas Manchester United di Old Trafford, Minggu lalu.
Kritik pun datang dari legenda Manchester United, Rio Ferdinand. Melansir melalui laman Daily Mail Sport, pria 46 tahun itu meminta publik tak buru-buru menaruh ekspektasi tinggi pada penyerang asal Swedia tersebut.
"Tenang dulu. Saya sudah melihat dia bermain langsung dua kali, dan saya nonton juga saat Arsenal melawan United kemarin. Saya belum melihat cukup alasan untuk harga segitu. Seratus persen, saya tidak melihat itu," tegas Ferdinand.
Gyokeres sebenarnya bukan sosok asing di Inggris. Ia sempat memperkuat Brighton dan Coventry sebelum bersinar di Portugal. Namun, menurut Ferdinand, gaya bermainnya belum tentu cocok untuk Premier League.
"Kalau lihat permainannya, dia memang bagus dalam mengejar bola ke sisi sayap. Secara fisik dia kuat dan bisa melakukannya. Tapi apakah itu cukup, terutama di laga-laga besar?" ujar Ferdinand.
Ferdinand menyoroti pentingnya kemampuan Gyokeres saat berada di dalam kotak penalti agar dapat membuahkan gol.
"Dia harus bisa memaksimalkan ruang untuk mencetak gol. Berapa kali kita lihat kombinasi Odegaard dan Saka sampai ke garis akhir, dan yang dibutuhkan hanya satu penyerang untuk menyelesaikan peluang itu? Nah, di situlah uangnya akan berbicara, dan dia akan dinilai dari situ," tambahnya.
Menurut laporan dari Daily Mail, Ferdinand menekankan bahwa satu laga tak cukup untuk menghakimi pemain dengan harga spektakuler tersebut. "Kita nggak bisa menilai dari satu pertandingan. Butuh waktu yang sangat panjang dan beragam pertandingan," pungkasnya.
Sementara itu, Jamie Carragher menyebut Gyokeres tetap berpotensi jadi pencetak gol utama, tapi bukan pilihan utama di laga besar. "Saya rasa, di pertandingan besar, mereka akan kembali ke Havertz. Dia terlalu penting bagi Arteta," ucap eks bek Liverpool di Sky Sports yang dikutip dari Daily Mail.
Komentar itu langsung dibantah oleh Gary Neville yang kaget dengan prediksi Carragher. "Dia nggak mungkin mencadangkan Gyokeres di laga besar," kata Neville, juga dikutip dari Daily Mail.
Namun Carragher mematahkan komentar Neville dan menyatakan dengan tegas bahwa Arteta bisa melakukan hal tersebut. "Dia bisa melakukannya," balasnya tegas.
Neville menambahkan bahwa opsi untuk memainkan Gyokeres dan Havertz secara bersamaan bisa jadi solusi. "Martinelli terlihat sedang menurun. Bisa jadi Arteta harus coba memainkan Gyokeres dan Havertz bersama," katanya.
Waktu akan membuktikan apakah Gyokeres layak menyandang status striker termahal. Tapi, seperti kata Ferdinand, semua butuh proses panjang untuk membuktikan bahwa Gyokeres layak menyandang gelar sebagai rekrutan striker anyar termahal yang dimiliki Arsenal.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
