
Cristian Romero perpanjang kontrak dengan Hotspur. (IMAGO/Giuseppe Maffia)
JawaPos.com-Tottenham Hotspur mengumumkan kabar penting yang membuat para pendukungnya tersenyum lebar. Bek andalan sekaligus kapten baru, Cristian Romero, resmi menandatangani perpanjangan kontrak jangka panjang hingga akhir musim 2028/2029.
Keputusan ini sekaligus menjadi pernyataan tegas klub bahwa mereka tidak ingin kehilangan pilar utama di lini belakang dalam waktu dekat. Pengumuman kontrak baru Romero hadir hanya beberapa jam setelah rekannya, Djed Spence, juga memperbarui kontraknya bersama Spurs.
Kabar ini sempat dirahasiakan ketat oleh pihak klub. Laporan Sports Mole menyebut bahwa bocoran baru muncul beberapa menit sebelum pengumuman resmi dirilis Tottenham.
Romero sebelumnya masih terikat kontrak hingga 2027, namun kesepakatan baru ini menambah masa baktinya dua tahun lagi. Dengan demikian, sang juara Piala Dunia 2022 bersama Argentina itu akan bertahan di London hingga usianya melewati 31 tahun.
Sebelum perpanjangan kontrak ini, nama Romero gencar dikaitkan dengan Atletico Madrid. Klub asuhan Diego Simeone disebut tertarik memboyongnya ke Spanyol, meski akhirnya tidak ada langkah konkret yang dilakukan.
Tottenham pun tegas menyatakan tidak berniat melepas sang bek. Hal itu terbukti dengan penunjukan Romero sebagai kapten baru setelah kepergian Son Heung-min ke Los Angeles FC.
“Pemberian ban kapten adalah sinyal bahwa klub tak pernah berencana melepasnya,” tulis laporan Sports Mole.
Atletico sendiri memilih jalan lain dengan mendatangkan David Hancko dari Feyenoord. Keputusan itu sekaligus menutup pintu bagi kemungkinan kepindahan Romero ke Wanda Metropolitano.
Romero pertama kali datang ke Tottenham pada musim panas 2021 dengan status pinjaman dari Atalanta. Setahun kemudian, kepindahannya dipermanenkan dengan nilai transfer mencapai 44,9 juta Poundsterling atau setara Rp 940 miliar.
Sejak saat itu, ia sudah tampil sebanyak 126 kali di semua kompetisi, menyumbang delapan gol dan tiga assist. Namun kontribusi terbesarnya tentu ada di lini belakang. Agresivitas dan kepemimpinannya membuat Romero menjadi figur kunci dalam permainan Spurs.
Musim lalu, dia memimpin Tottenham meraih trofi Liga Europa sebagai kapten sementara menggantikan Son. Romero mengenakan ban kapten di empat laga terakhir, termasuk partai final ketika Spurs menang 1-0 atas Manchester United.
Bahkan, dia juga mencetak gol di ajang Piala Super Eropa melawan Paris Saint-Germain meski akhirnya timnya kalah. Romero kerap mendapat sorotan karena gaya bermainnya yang agresif.
Namun, musim lalu dia menunjukkan perkembangan signifikan dalam hal disiplin. Sepanjang musim, dia hanya menerima lima kartu kuning dan tidak sekalipun mendapat kartu merah.
Bagi pelatih anyar Thomas Frank, kematangan Romero menjadi modal besar untuk memimpin skuad. Apalagi, duetnya bersama Micky van de Ven kini dianggap sebagai salah satu kombinasi bek tengah paling solid di Premier League.
Simbol Era Baru Tottenham

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
