Pertandingan Espanyol vs Atlético Madrid pada pekan pertama LaLiga. (Instagram @rcdespanyol)
JawaPos.com – Atlético de Madrid mengalami kekalahan pertama mereka di musim LaLiga 2025/26 setelah takluk 2-1 dari Espanyol di Stadion RCDE. Pasukan Diego Cholo Simeone sebenarnya sempat unggul lebih dahulu dan menguasai jalannya pertandingan.
Namun, dua gol balasan di babak kedua memastikan tuan rumah meraih kemenangan bersejarah di hadapan pendukungnya.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Senin (18/8), Pertandingan dimulai dengan dominasi penguasaan bola dari Atlético.
Baca Juga: Perpisahan Haru Joan Garcia, Resmi Bergabung dengan Barcelona Setelah 15 Tahun di Espanyol
Tim tamu sempat unggul pada menit ke-37 lewat aksi Julián Álvarez. Penyerang Argentina itu mencetak gol indah melalui tendangan bebas yang menembus pagar betis dan tidak mampu dijangkau kiper Espanyol.
Gol tersebut menjadi bukti kualitas Álvarez yang kini menjalani musim penuh pertamanya bersama Rojiblancos.
Setelah unggul 0-1, Atlético semakin percaya diri dalam mengatur tempo permainan. Mereka menciptakan sejumlah peluang, tetapi penyelesaian akhir yang buruk membuat keunggulan tidak bertambah.
Situasi ini membuat Espanyol tetap memiliki harapan untuk bangkit di babak kedua. Meski terus ditekan, tuan rumah mampu bertahan disiplin dan menunggu kesempatan.
Kebangkitan Espanyol akhirnya datang pada menit ke-73. Miguel Rubio mencetak gol penyama kedudukan melalui tendangan bebas yang mengejutkan lini belakang Atlético.
Gol tersebut mengubah momentum pertandingan dan memberikan energi tambahan bagi tuan rumah untuk terus menekan. Atlético mulai goyah dalam menjaga konsentrasi pertahanan.
Petaka datang bagi tim tamu di menit ke-84. Umpan silang Espanyol berhasil disambut sundulan Pere Milla yang menggetarkan gawang Jan Oblak.
Gol tersebut memicu selebrasi besar di Stadion RCDE sekaligus memastikan kemenangan pertama Espanyol sejak kembali promosi ke LaLiga. Bagi para pendukung tuan rumah, momen ini menjadi salah satu hasil paling berkesan.
Hasil akhir 2-1 meninggalkan catatan berbeda bagi kedua tim. Espanyol memperoleh tiga poin krusial yang menunjukkan kesiapan mereka bersaing di kasta tertinggi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
