Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Agustus 2025 | 14.36 WIB

Cedera Peraih Ballon d’Or 2024 Rodri: Kabar Buruk Jelang Liga Primer, Bagaimana Nasib Manchester City?

Pemain Manchester City peraih Ballon d’Or 2024 Rodri. (dok. Manchester City) - Image

Pemain Manchester City peraih Ballon d’Or 2024 Rodri. (dok. Manchester City)

JawaPos.com-Manchester City tengah menghadapi cobaan besar jelang bergulirnya musim baru Liga Primer Inggris 2025-2026. Bintang lini tengah mereka, Rodri, diprediksi belum akan kembali ke performa terbaiknya hingga akhir tahun ini, bahkan mungkin baru awal 2026.

Kabar ini menjadi pukulan telak bagi skuat asuhan Pep Guardiola, mengingat Rodri adalah motor permainan The Citizens sekaligus pemenang Ballon d’Or 2024. Menurut laporan Sports Mole, analis Manchester City dari kanal Esteemed Kompany Steven McInerney, menyebut bahwa situasi ini bukan hal yang mengagetkan karena proses pemulihan cedera lutut parah memang sangat panjang.

Rodri, 29, mengalami cedera robek anterior cruciate ligament (ACL) pada September 2024. Cedera itu membuatnya harus naik meja operasi dan menepi hampir sepanjang musim lalu. Dia baru kembali bermain delapan bulan kemudian sebagai pemain pengganti di laga kontra Bournemouth pada 20 Mei 2025.

Comeback itu sempat menumbuhkan harapan besar. Rodri bahkan tampil di empat laga Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat. Namun, pada laga melawan Al Hilal di babak 16 besar, dia terpaksa ditarik keluar hanya 10 menit memasuki babak tambahan.

Awalnya dikira cedera pangkal paha, tapi belakangan terungkap bahwa Rodri masih merasakan efek dari cedera lutut sebelumnya.

Guardiola kemudian mengonfirmasi bahwa cedera yang dialami pemainnya cukup serius dan kemungkinan besar Rodri baru akan benar-benar bugar setelah jeda internasional September 2025.

Pelatih asal Spanyol itu tetap berharap sang gelandang bisa mencicipi menit bermain di tiga laga awal liga melawan Wolverhampton Wanderers, Tottenham Hotspur, dan Brighton & Hove Albion.

Meski begitu, McInerney memandang target tersebut terlalu optimistis. “Rodri adalah pemain terbaik di dunia, jadi ini pukulan besar. City mungkin sudah memperkirakan hal ini sebelumnya,” ujar McInerney seperti dikutip dari Sports Mole. 

Dia menambahkan bahwa pemain asal Spanyol itu mungkin akan masuk bangku cadangan sesekali, tapi tidak bermain reguler karena sifat cederanya yang kompleks.

Proses Pemulihan yang Tidak Sederhana

McInerney menjelaskan, cedera ACL bukan sekadar luka yang bisa sembuh dengan cepat. Dalam prosedur operasi, ligamen yang robek biasanya diganti dengan jaringan dari hamstring. Sifat elastisitas jaringan baru itu berbeda dengan ligamen asli lutut sehingga membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri.

Menurut dia, kondisi inilah yang sering memicu cedera lanjutan, baik di area lutut maupun otot tempat pengambilan graft. Tubuh harus beradaptasi, meregang, dan membentuk pola gerak baru.

Guardiola sendiri, kata McInerney, sejak awal telah memperkirakan Rodri baru akan mencapai puncak kebugaran sekitar Desember 2025 atau Januari 2026.

“Harapan terbaiknya adalah kembali lebih cepat, tapi itu bukan target yang realistis,” ucap dia.

Kekuatan Lini Tengah Tanpa Rodri

Meski kehilangan pemain kunci, McInerney menilai Guardiola masih punya stok gelandang berkualitas. Perekrutan Tijjani Reijnders menjadi angin segar, ditambah pengalaman pemain seperti Bernardo Silva, Ilkay Gundogan, dan Mateo Kovacic. Nama muda Nico Gonzalez juga disebut-sebut akan mendapat porsi menit bermain lebih banyak.

“Kualitas lini tengah City masih lebih dari cukup untuk melewati sebagian besar lawan di Liga Primer,” jelas McInerney.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore